Browse By

Harga Bawang Putih Meroket

MAYANGAN – Jelang Ramadan, harga bawang putih di Kota Probolinggo mulai merangkak naik. Bila sebelumnya harga bawang putih di kisaran  Rp 40-43 ribu per kilogram, kini sudah terpantau menembus Rp 50 ribu per kilo gram.

Kenaikan harga bawang putih itu terpantau sejak sekitar sepekan terakhir. Rahma, 45, salah satu pedagang di Pasar Baru mengatakan, saat ini pasokan dari petani sendiri sebetulnya sudah terbilang cukup.  Rahma pun tak mengetahui secara pasti penyebab melambungnya harga bawang putih  itu.

Yang ia pahami, tiap jelang Ramadan, harga kebutuhan makanan cenderung merangkak naik.  Tak menutup kemungkinan, harga yang ada saat ini bisa kembali naik mendekati Ramadan mendatang. “Sepertinya, harga naik lantaran  mendekati bulan Ramadan. Kemungkinan harga bahan lainya juga mengalami kenaikan  yang sama nantinya,” ungkap perempuan asal Kelurahana Jrebeng Wetan, Kedupok.

Loading...

Hal itu dibenarkan Usmiati, 33, salah satu pembeli asal Mayangan. Ia mengaku, tiap je lang Ramadan, kebutuhan bahan makanan  memang cenderung naik. Meski begitu, warga menurutnya bakal tetap akan membeli. Sebab, kebutuhan aneka makanan itu memang diperlukan untuk kebutuhan makan sehari-hari.

Terpisah, Kabid Perdagangan di Diskoperindag Kota Probolinggo Sugeng Riyadi mengungkapkan,  adanya kenaikan harga kebutuhan makanan jelang Ramadan adalah hal yang wajar. Sebab, dalam hukum ekonomi disebutkan, bila permintaan tinggi maka harga juga akan mengalami kenaikan.

Namun, pihaknya tetap akan melakukan koordinasi terkait dengan kenaikan tersebut. Sehingga, kenaikan itu tidak terlalu tinggi atau masih dalam batasan wajar. “Kami masih akan melakukan pertemuan antarinstansi terkait. Yakni, dari Dinas Pertanian, Bulog, dan Diskoperindag guna membahas harga-harga kebutuhan menjelang Ramadan ini. Nantinya, akan saya sampaikan juga terkait dengan pengontrolan kenaikan tersebut,” terangnya. (radar)

Incoming search terms:

  • kapan kenaikan harga bawang putih di pasuruan