Browse By

Tak Ikut Unas, Ratusan Siswa DO

KRAKSAAN – Ujian nasional (unas) tingkat SMP sederajat di Kabupaten Probolinggo, tak diikuti ratusan siswa. Tercatat, ada sebanyak  144 siswa yang absen. Baik Ujian Nasional  Berbasis Komputer (UNBK) maupun Unijan  Nasional Kertas dan Pensil (UNKP).

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, dari 144 peserta yang tidak ikut unas, 43 di antaranya dari SMP dan 101 lainnya peserta unas dari MTs. Dari 144  siswa itu, satu siswa merupakan peserta UNBK dan lainnya peserta UNKP.

Kabid Bina SMP Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten  Probolinggo tidak menampik banyaknya siswa yang tidak hadir.  “Dari ratusan siswa itu, dua peserta tak ikut karena sakit. Sedangkan lainnya, tidak hadir tanpa  alasan,” katanya kepada Jawa Pos  Radar Bromo, kemarin (4/5).

Loading...

Menurut Priyo, ada banyak faktor peserta unas tidak hadir tanpa keterangan. Mulai berhenti sekolah karena bekerja, sampai ikut orang  tua yang pindah keluar daerah.  Sehingga, mereka bisa dikategorikan drop out (DO).

“Jika memang sampai akhir ujian nasional mereka tidak ikut  tanpa alasan, berarti mereka benar-benar keluar atau berhenti dari sekolah. Bagi yang tidak hadir karena sakit, bisa mengikuti ujian susulan,” terangnya.

Selama tiga hari pelaksanaan  unas, dikatakan Priyo, semua  berjalan dengan lancar. Baik untuk UNBK maupun UNKP.  Terkait UNBK, tidak ada kendala  dengan jaringan internet maupun listrik. Sedangkan UNKP tidak  ada hambatan terkait naskah  soal maupun lembar jawaban.

“Alhamdulillah, pelaksanan ujian nasional sejauh ini berjalan dengan lancar,” ungkapnya.  Terpisah, Kepala SMPN 2 Kraksaan Miswagiyanto mengatakan, di lembaganya total ada se kitar 292  siswa yang mengikut UNBK. Sebanyak 236 peserta merupakan  siswa SMPN 2 Kraksaan dan 56  peserta berasal dari lembaga lain.

“Alhamdulillah, kami memiliki  100 unit komputer lengkap dengan jaringan internetnya. Tapi, yang digunakan UNBK ada 90  unit. Sisanya 10 unit komputer  itu digunakan sebagai cadangan,” terangnya. (radar)