Browse By

Pejalan Kaki Tewas Dihantam Tronton

Saat Nyebrang Jalan Sepulang Kerja

GEMPOL – Nahas menimpa Susilowati, 35, warga Tanjung Sari, Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Saat  hendak pulang ke rumah selepas bekerja, korban malah tewas ditabrak tronton.
Korban dihantam tronton saat  menyeberang jalan bersama rekannya, Munika, 40, warga Trosobo, Desa Kebuguyang, Kecamatan  Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Rabu malam (3/5).

Korban pun tewas di tempat kejadian per kara (TKP)  dengan kondisi kepala pecah.  Sementara rekannya, Munika, hanya luka lecet di tangan kiri dan dahi kiri bengkak.  Peristiwa itu sendiri terjadi pukul 20.00 di jalan nasional jurusan Banyuwangi–Surabaya, Desa Legok, Kecamatan Gempol.

Loading...

Saat itu, truk tronton nopol B 9819 AU, berjalan dari timur ke barat disopiri Alfrid Dethan, 48, warga Desa Pandu, Kecamatan Canggu, Kabupaten Kediri.  Pada saat bersamaan, korban dan rekannya jalan kaki di TKP. Mereka baru pulang bekerja dari  sebuah pabrik sepatu di Desa  Legok, Kecamatan Gempol.

Mereka lantas menyeberang  dari selatan ke utara. Saat itulah, tiba-tiba tronton menabrak korban dan rekannya. Korban dan rekannya pun terpental ke badan  jalan. Mereka lantas dilarikan ke RS Pusdik Brimob, Watukosek,  Gempol.

Kanit Lantas Polsek Gempol Iptu Agus Purwanto menduga, sopir tronton mengantuk saat mengemudikan kendaraannya. “Akibatnya,  sopir kurang memperhatikan kondisi di sekitarnya dan pandangan ke depan. Sehingga, menabrak  dua pejalan kaki yang sedang menyeberang di TKP,” tuturnya.

Sopir tronton dan kendaraannya langsung diamankan petugas ke Poslantas Gempol. “Posisi  so pir tronton kurang menguntungkan, akibat kurang hati-hati saat mengemudikan kendaraan.Diduga kuat dia mengantuk,”  ungkapnya. (radar)

Incoming search terms:

  • akbp susilowati