Browse By

Lima PR Menanti Kapolresta Baru

MAYANGAN – Lima pekerjaan  rumah menanti pejabat baru, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal. Selain 3C (curas, curan, curat), juga narkotika dan kasus pembuangan bayi yang hingga kini belum menemui titik terang.

Seperti yang diungkapkan AKBP  Hando Wibowo saat acara pedang  pora menyambut kapolres baru  dan payung pora melepas kapolres lama, kemarin (4/5). Acara itu dilakukan pasca pelantikan Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal menggantikan AKBP Hando Wibowo.

Hando mengaku, dirinya sudah  membangun komunikasi dengan AKBP Alfian Nurrizal yang sebelumnya bertugas sebagai Kabag Bin Ops Dit Lantas Polda Jatim. Bahkan, ada lima PR yang harus  diselesaikannya. Dia pun percaya, AKBP Alfian bisa menjalankan tugas dengan baik.

Loading...

“Saya percaya pada AKBP Alfian  selaku putra daerah yang telah  memahami kultur dan budaya Madura. Sehingga, terobosan  yang nantinya akan diberikan  dapat menjadikan hal positif bagi penyelidikan untuk mengungkap  beberapa kasus yang masih  menjadi PR,” terangnya.

Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Kota Probolinggo serta mohon pamit guna melanjutkan amanah yang diembannya. Yaitu, sebagai Kasubdit Gakum (Penegakan Hukum) di Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT).

“Saya ucapkan banyak terima  kasih atas dukungan selama ini, serta mohon pamit. Jika ada salah  kata dan perbuatan mohon dimaafkan,” imbuhnya. AKBP Alfian sendiri menyebut, Probolinggo merupakan wilayah pendalungan. Sehingga, karakter,  kultur, atau budaya berbeda dengan daerah Jawa Timur bagian selatan atau barat. Dia pun berharap mendapat dukungan dari anggota.

“Kami akan berupaya untuk terus meningkatkan dan menjaga situasi tetap kondusif. Hal itulah yang menjadi tugas kita yang diamanahkan Polda Jatim selain  untuk mengatasi berbagai persoalan yang masih menjadi PR. Tentunya dengan dukungan dari  anggota yang telah memahami karakter yang ada,” pungkasnya.  (radar)