Browse By

Hadapi PS Badung, Persekap Boyong 24 Pemain ke Bali

Hari Ini Berangkat Naik Bus

PANGGUNGREJO – Laga kedua Persekap bakal dilakoni away. Skuad asuhan Asyari Cahyani itu bakal menghadapi PS Badung pada Minggu (7/5) nanti. Dalam lawatannya kali ini, manajemen akan mengajak semua pemain yang totalnya ada 24 orang.

Rencananya, pagi ini skuad Persekap bertolak ke pulau Dewata. Untuk menuju  Bali, skuad Persekap akan menempuhnya lewat jalur darat. Jelas ini akan menyita waktu dan tenaga. “Karena itulah kami berangkat Jumat pagi atau siang. Dengan begitu, bisa tiba di Bali saat malam hari. Sabtu (6/5) kami bisa menjajal lapangan (Stadion Gelora Samudera, markas PS Badung,” beber  Asyari Cahyani.  

Loading...

Kemarin (4/5) sebelum berangkat, untuk terakhir kalinya Alik Khumaidi cs masih menjalani latihan dibawah arahan  Asyari Cahyani. Sebanyak 24 pemain mendapatkan porsi latihan yang lebih ringan dari latihan beberapa hari  sebelumnya.

Latihan ringan ini, dikatakan Asyari, untuk menjaga kondisi fisik anak asuhnya  agar tak mengalami drop lantaran terlalu banyak diforsir. Menurutnya, beberapa teknik dalam game play sudah cukup untuk menjaga stabilitas pola bermain skuad Persekap.

“Karena besok (hari ini) kami sudah mulai berangkat. Jadi, kondisi pemain harus benar-benar dijaga,” terangnya.  Saat menjalani latihan sore kemarin,  Asyari tak terlalu memberikan arahan yang membuat para pemain ngoyoh. Sejumlah pemain dibagi dalam dua tim  besar.

Masing-masing melakukan latihan dengan umpan ringan satu sama lain. Pun dengan ketiga penjaga gawang Persekap. Di bawah arahan pelatih kiper, ke tiga penjaga gawang lebih diasah reaksi kecepatannya dalam menangkap bola.

Dalam keberangkatan Persekap yang  di lakukan pagi ini, Asyari akan membawa seluruh anak asuhnya itu. Diakuinya, hal itu perlu dilakukan dalam laga- laga awal seperti saat ini. Sebab, ia ingin membangun kebersamaan  di antara para pemain.

“Semua pemain ikut dalam rombongan, itu perlu juga. Agar kepercayaan diri tiap pemain bertambah. Hitung-hitung sembari momen refreshing bagi mereka,”  tuturnya. Terkait dengan tim tuan rumah yang akan dihadapinya, Asyari tak ingin terlalu jemawa.

Memang, PS Badung telah dua  kali mengalami kekalahan dalam laga  sebelumnya. Dengan begitu, klub berjulukan Naga Besukih itu juga belum mendapatkan poin. “Memang dalam sepak bola tidak bisa  dihitung secara matematis. Kemarin kalah, besok belum tentu kalah. Dalam sepak  bola tidak seperti itu. Tapi, setidaknya dengan kondisi tim lawan yang sudah  dua kali kalah, kami bisa memanfaatkan kepercayaan diri mereka akan berpengaruh,” ujar eks pelatih Persekabpas itu.

Sementara itu, manajer Persekap, Helmi lebih menyayangkan bahwa Persekap diberikan kesempatan menjajal lapangan pada Sabtu pagi. Dianggapnya, hal itu akan mengacaukan stamina skuad Persekap usai kondisinya yang lelah dalam  perjalanan.

“Dalam aturannya kan kami bisa jajal lapangan sore hari, kalau pagi tentu akan melelahkan bagi pemain,” tandasnya. (radar)