Browse By

62 Tahanan Mendadak Dites Urine

KRAKSAAN – Sejumlah 62 tahanan Polres Probolinggo secara mendadak harus menjalani tes urine, kemarin. Selain dites urine, ruang tahanan tempat mereka tinggal juga digeledah. Hasilnya, dipastikan puluhan tahanan yang  mendekam di balik jeruji besi tahanan Mapolres Probolinggo, itu dinyatakan bersih dari narkoba.

Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin melalui Paurkes Polres Probolinggo Aiptu Hendro mengatakan, pelaksanaan tes urine itu di lakukan secara mendadak dan tanpa pemberitahuan. Baik pada para tahanan maupun petugas kepolisian penjaga ruang tahanan. Tujuannya, untuk mendapatkan hasil yang akurat.

“Memang sengaja tidak ada pemberitahuan. Termasuk anggota polisi dan awak media. Karena ini sebagai antisipasi  dan memastikan tidak ada tahanan yang positif narkoba,”  ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bromo, kemarin.

Loading...

Tes urine dan penggeledahan ruang tahanan itu, menurut Hendro, merupakan tindak lanjut dari perintah Kapolres Probolinggo. Setelah mendapatkan petunjuk dari Kapolres, pihaknya langsung menyiapkan peralatan dan langsung mendatangi ruang tahanan bersama Provost.

Tes urine ini pula tidak hanya dilakukan terhadap para tersangka narkoba. Tapi, di lakukan kepada tahanan lainnya. Alhamdulillah, hasilnya negatif semua. Kalau ada yang positif, bisa diselidiki oleh Satnarkoba,” ujarnya.

Hendro mengatakan, tes urine yang hanya berlangsung sehari itu menggunakan alat sensor diagnosis. Alat ini mampu mendeteksi 5 jenis penyalahgunaan narkoba pada seseorang hanya dalam hitungan menit. “Alat itu seperti yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).  Sehingga, dalam waktu beberapa menit hasilnya sudah diketahui positif dan tidaknya,” ujarnya. (radar)