Browse By

Protes Tuntutan Ahok, Massa Lurug Kantor Kejari

PURWOREJO-Kantor Kejaksaan Negeri  (Kejari) Kota dan Kabupaten Pasuruan pagi kemarin (3/5) dilurug massa. Aksi  massa itu untuk memprotes tuntutan  perkara penistaan agama yang menyandung Gubernur DKI Jakarta Basuki  Tjahaja Purnama alias Ahok, yang dinilai  terlalu ringan.

Dalam aksi di dua tempat terpisah itu, massa juga meminta agar jaksa penuntut umum (JPU) yang membuat tuntutan, dicopot dari jabatannya. Bahkan, massa yang menamakan diri Aliansi  Umat Islam Pasuruan juga meminta  Presiden mencopot Jaksa Agung.

Pantauan koran ini kemarin, aksi di kantor Kejari Kota Pasuruan di Jalan  Pahlawan diikuti puluhan massa. M  Nawawi, korlap aksi mengatakan, pihaknya menilai ada kejanggalan dalam  pembacaan tuntutan dalam sidang  perkara lanjutan tersebut.

Loading...

“Kami menyayangkan tuntutan atas Ahok yang ringan, seharusnya Jaksa bisa menuntut maksimal,” katanya. Itu semua, kata Nawawi, memunculkan  kesan bahwa jaksa membela Ahok dalam perkara ini. Hal itu berpotensi menjadi preseden buruk di masa mendatang.

Sehingga, ia mendesak Kejari Kota Pasuruan untuk menyampaikan aspirasinya itu hingga pucuk Kejaksaan. Sementara itu, sebanyak 20 dari seluruh massa kemudian diperkenankan untuk melakukan audiensi dengan Kepala Kejari Kota Pasuruan Hasman yang  juga didampingi Kasi Intel Dinar. Beberapa poin yang disampaikan massa dalam aksinya itu, akan segera ditindaklanjuti.

“Kami akan segera menyampaikan aspirasi dengan sarana tercepat, e-mail. Hanya saja, penyampaian  itu tentu harus dilakukan secara hirarkis.  Kami akan sampaikan ke Kejati Surabaya,”  terang Hasman.   Aksi serupa juga dilakukan di kantor Kejari Kabupaten Pasuruan di Raci, Bangil.

Puluhan massa menggeruduk kantor Kejari untuk memprotes atas lemahnya tuntutan yang dilayangkan pihak  kejaksaan dalam menuntut Ahok.  Dalam aksi tersebut, ada tiga tuntutan yang diajukan. Selain mendesak pencopotan  jaksa penuntut umum kasus Ahok, mereka  juga menuntut pencopotan Jaksa Agung,  selaku pimpinan di lingkungan kejaksaan RI yang memang berasal dari salah atu  partpol pendukung Ahok.

JPU juga dianggap mengabaikan data dan menyembunyikan fakta yang memberatkan Ahok, melemahkan bukti  dan saksi untuk meringankan Ahok,  menyalahkan Buni Yani, membela Ahok. Di samping itu, JPU memuji Ahok telah  berjasa membangun Jakarta sehingga  patut diringankan. (radar)

Incoming search terms:

  • kantor kejaksaan kota pasuruan