Browse By

1.200 Siswa TK Tarikan Jaran Bodhag

MAYANGAN – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) berlangsung meriah di Alun-alun Kota Probolinggo. Kemeriahan  makin terasa dengan penampilan 1.200 siswa TK yang menarikan tari Jaran Bodhag.

Mereka tampil lincah dengan menggunakan atribut kesenian Jaran Bodhag. Seperti tiruan Jaran Bodhag, seragam warna warni dan kacamata hitam. Dengan dipandu guru pembimbing, ribuan siswa TK itu antusias menarikan tarian tradisional Kota Probolinggo itu.

Heri Wijayani, kabid Disdikmasif di Disdikpora Kota Probolinggo menjelaskan, penampilan  1.200 siswa TK ini memerlukan persiapan hampir satu bulan. Persiapan dilakukan di masing-masing kecamatan. “Latihan ini dimulai di kecamatan. Baru kemudian peserta dikumpulkan di alun-alun untuk latihan bersama,” ujarnya.

Loading...

Heri mengungkapkan, penampilan kesenian Jaran Bodhag sebagai upaya untuk melestarikan kesenian kota ini. Terutama mengenalkan  kepada siswa -siswa PAUD. “Ini agar anak-anak tahu bahwa tari Jaran Bodhag adalah kesenian  tradisional Kota Probolinggo,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Rukmini menyampaikan, saat ini di dunia pendidikan ada perubahan yang cepat dan menuntut kualitas yang semakin tinggi. Namun, di sisi  lain masyarakat perlu bisa menjangkau layanan pendidikan yang berkualitas.

“Dengan pendidikan berkualitas yang merata, maka ikhtiar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945 bisa terwujud,” ujarnya.  Rukmini juga mengingatkan tentang konsep  pendidikan Ki Hadjar Dewantara. Yakni, Laku Telu  atau tiga peran. Ing Ngarso sung Tuladha, Ing Madya Mangun karsa, Tut Wuri Handayani.

“Konsep Laku Telu ini perlu dihayati kembali oleh para pendidik saat ini. Di mana dunia pendidikan mengalami krisis keteladanan dan praktik pendidikan tidak lagi menginspirasi,”  ujarnya. (radar)