Browse By

Berharap Tiang PLN Segera Dipindah

DRINGU – Pembangunan Jembatan Wonolangan, di Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, sudah  mulai pengerjaan fisik. Lahan yang akan dilalui pembangunan jembatan sudah disiapkan. Namun, sejauh ini masih terhambat adanya sejumlah tiang listrik di jalur jembatan anyar ini.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, lahan sisi timur jembatan tampak sudah dibersihkan. Bangunan milik warga yang terdampak pembangunan jembatan sudah dibongkar. Begitu juga dengan sisi barat jembatan. Tapi, di sisi barat masih ada gapuran Pabrik Gula Wonolangan yang masih  belum dibongkar dan sejumlah tiang listrik belum di pindah.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Nasional Wilayah Probolinggo-Situbondo David Mulyanto mengatakan, pembangunan Jembatan Wonolangan sudah memasuki tahapan persiapan fisik. Lahan yang akan dilalui jembatan sudah  mulai di bersihkan. Termasuk, bangunan milik warga yang terdampak sudah mulai dibongkar.

Loading...

“Gapura pintu masuk Pabrik Gula Wonolangan, itu nantinya akan dibongkar. Tinggal proses pembongkaran saja dalam waktu  dekat,” katanya, kepada Jawa Pos Radar Bromo kemarin. Disinggung soal tiang listrik yang berada di tengah jalur pembangunan jembatan, David mengaku, dua bulan lalu pihaknya  sudah melayangkan surat ke PLN.

Dalam surat itu pihaknya meminta sejumlah tiang listrik yang terdampak pembangunan jembatan  itu dipindah. Menurutnya, PLN juga sudah membalas surat yang diajukan  dan menyatakan siap memindah tiang listriknya. Namun, sejauh ini sejumlah tiang listrik itu belum  dipindah.

”Kami berharap tiang listrik itu segera dipindah atau di geser. Supaya tidak menghambat proses pembangunan jembatan,” ujar David. Diketahui, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) V Surabaya berencana melebarkan Jembatan Wonolangan.

Rencana awal, pelebaran jembatan ini akan  dilakukan ke sisi utara sepanjang  17,5 meter dari pinggir aspal sisi selatan. Tapi, rencana itu berubah  hanya menjadi 14 meter.  Sedangkan, opritnya yang semula masing-masing akan dibangun sepanjang 200 meter dari jembatan ke barat dan ke timur juga berubah. Kini, hanya akan dibangun 120 meter ke sisi barat  dan 100 meter ke sisi timur.

Berubahnya panjang oprit ini karena di sisi barat ada lahan yang  bisa digunakan. Berupa bahu  jalan dan lahan milik PG Wonolangan. Sedangkan, di sisi timur  tidak ada lahan yang bisa digunakan untuk oprit. Kini, pembangunan jembatan ini sudah mulai  dipersiapkan. Tapi, ma sih ada  sejumlah tiang PLN yang belum dipindah.

Sementara itu, GM PLN Probolinggo Prenggo belum berhasil dikonfirmasi. Kemarin, ketika dihubungi melalui selulernya tak ada respons. Begitu juga ketika dikonfirmasi menggunakan pesan singkat juga tidak dijawab. (radar)