Browse By

Satu Tekad, Kembalikan Kejayaan

PURWOREJO – Halaman Stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan, menjadi saksi betapa besarnya animo suporter Persekap  atau Lasser Mania, dalam mendukung klub kesayangannya di kompetisi Liga 2 musim ini. Semangat suporter itu juga sejalan  dengan optimisme manajemen dalam mengarungi kompetisi tahun ini.

Semangat Lasser Mania itu  terlihat saat launching tim pada  Rabu (26/4) lalu. Halaman stadion dipenuhi keriuhan para suporter sejak sebelum acara dimulai.  Launching sendiri baru dimulai sekitar pukul 19.00. Dalam  launching tersebut, manajemen  mengenalkan pemain, ofisial, sekaligus kostum home and away. Yakni kostum hijau untuk home dan putih dengan garis hijau untuk away.

Manajer Persekap Helmi mengatakan, jajaran manajemen maupun pemain menjanjikan hal berbeda dalam kompetisi tahun  ini. Pihaknya berjanji jika penampilan arek-arek Kota Pasuruan  itu akan lebih gereget dibanding musim sebelumnya. Itu, terlihat  dari komposisi pemain. Dimana,  60 persen di antaranya adalah wajah baru.  

Loading...

Dengan komposisi pemain baru  dan lama itu, Helmi yakin jika Persekap akan kembali ke masa kejayaannya. “Kami sangat optimis dalam kompetisi ini. Selain komposisi pemainnya, ditambah juga pengalaman pelatih yang  tak diragukan,” katanya optimistis.

 Tidak hanya itu, dukungan dari suporter, menurut Helmi, menjadi  nyawa tambahan buat pemain.  Terlebih saat melihat semangat suporter kala launching malam  itu. Saat satu per satu nama pemain disebutkan, semua suporter memberi aplaus.

Total ada 23  pemain yang dikenalkan manajemen.  Suasana launching semakin semarak ketika suporter menyalakan flare. Dinyalakannya flare  tak menjadi soal bagi Helmi. Karena tidak dinyalakan dalam stadion saat pertandingan.

Karenanya, saat launching itu ia  sempatkan meminta suporter tidak lagi membawa flare ke dalam stadion selama pertandingan  berlangsung. Karena dapat dipastikan Persekap akan dikenai sanksi berupa denda jika flare dinyalakan di dalam stadion.

Hal itu terbukti dalam kompetisi musim lalu. Pengalaman tahun lalu, manajemen dikenai denda sebesar Rp 50 juta. “Daripada dananya   untuk membayar denda gara- gara flare, kan lebih baik kami berikan kepada suporter sebagai bentuk apresiasi,” imbuhnya.

Sementara itu, dua hari menjelang kick off perdana grup 7 menghadapi Sumbawa Barat FC besok (29/4), pelatih Asyari Cahyani terus mengasah kemampuan anak asuhnya. Seperti yang diperlihatkan pemain saat menjalani  latihan di Stadion Untung Suropati kemarin (27/4).

Seperti biasa, dalam mengawali latihan, pelatih menerapkan beberapa teknik pelemasan otot kepada seluruh pemain. Selama  latihan itu, para pemain diberikan  porsi latihan ringan. Baru setelah  itu, pelatih membagi Ali Khumaidi  cs menjadi dua tim untuk game.

“Latihan kali ini hanya untuk menjaga kondisi pemain saja,”  kata Asyari.  Asyari mengatakan, kondisi fisik setiap pemain berbeda satu sama lain. Pun juga dengan mental. Sehingga, dengan diberikannya latihan tambahan itu, diharapkan dapat meningkatkan performa  para pemain.

Selain itu, Asyari juga mengatakan pihaknya tak ingin kalah start dengan sang lawan. Apalagi,  dalam pertandingan esok, Persekap menjadi tuan rumah. “Targetnya memang menguasai jalannya pertandingan, kita harus  lebih banyak menyerang,” ujarnya.

Selain itu, Asyari juga akan memperkuat lini bertahan Persekap dalam pertandingan perdananya. Terhitung, Persekap hanya memiliki  sekali saja kesempatan untuk berlatih pralaga. (radar)

Incoming search terms:

  • bokep anak kecil maen sama tante