Browse By

Enam Pasangan Mesum Terjaring Razia

DRINGU – Razia penyakit masyarakat (pekat) dengan sasaran hotel, dilakukan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo, kemarin (26/04).  Hasilnya, ada 6 pasangan tanpa ikatan pernikahan sah yang  terjaring di Hotel Sari Indah,  Desa Pajurangan, Kecamatan Gending.

Razia sendiri dilakukan sekitar pukul 11.00. Kepala Dinas Satpol  PP Dwijoko Nurjayadi mengatakan, razia tersebut dilakukan  menjelang bulan suci Ramadan.  “Kami lakukan operasi pekat menjelang Sya’ban dan Ramadan. Salah satunya ke hotel-hotel yang  disalahgunakan pengunjung untuk tempat mesum,” terangnya.

Pria yang akrab disapa Joko itu  mengatakan, hotel-hotel yang kerap kali dijadikan tempat mesum oleh pengunjung itu, dipantau oleh petugas. Pihaknya tidak ingin hotel-hotel di kabupaten tidak menyeleksi pengunjung. Misalnya, dengan memeriksa KTP pengunjung berlainan jenis.

Loading...

Keenam pasangan tanpa ikatan  resmi itu di antaranya, SM, 42; MH, 46; MS, 43; MR, 41; SB, 42; EP, 36; SA, 63; WS, 61; KD, 37; dan SM, 46. Ironisnya, salah satu dari mereka disebut-sebut sebagai oknum perangkat desa. Ada juga pensiunan PNS, juga diamankan dalam razia tersebut.

Dalam razia itu, tidak semua pasangan membawa kartu identitas. Dua orang disebut tidak membawa KTP. “Kami terkendala identitas mereka. Sehingga, kami meminta mereka untuk mengisi biodata. Mulai nama, alamat, nomor telepon yang bisa dihubungi. Baik dari yang diamankan, maupun keluarganya,” terangnya.

Setelah dilakukan pendataan, seluruh pasangan ini lantas dibawa ke Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan. “Selanjutnya,  kami serahkan ke Dinsos untuk  mendapat pembinaan. Kami hanya sebatas sebagai penegak perda dan  mengamankan,” terangnya.

Pihaknya berharap, pada bulan Ramadan nanti, masyarakat menghindari perbuatan-perbuatan menyimpang. Baik menyimpang dari aturan hukum, norma agama, sampai norma sosial. Pihaknya juga menegaskan, akan tetap melakukan razia saat Ramadan nanti.

Sementara itu, saat seluruh pasangan berada di Dinsos, wartawan dilarang untuk mengambil gambar. Semula, wartawan berada di dalam ruangan yang sama dengan seluruh pasangan tersebut.  Beberapa saat kemudian, Kepala  Dinsos Retno Ngastitit Djuwitani  memasuki ruangan.

Retno sempat kaget melihat adanya wartawan di ruangan itu. Ia sempat berbisik pada staf,setelah itu keluar. Setelah itu,salah satu staf menyampaikan  jika wartawan ditunggu Kepala  Dinsos diluar. “Ditunggu Ibu Kepala Dinsos diluar,” terang staf tersebut.

Namun, ketika ditanyakan ke staf lain yang berada di luar ruangan, ternyata Retno masih salat. (radar)

Incoming search terms:

  • bokep grebekan
  • hotel sari indah probolinggo
  • apakah penginapan sekitar bromo aman dari razia
  • grebek hotel bromo
  • grebek hotel probolinggo
  • hotel di probolinggo yang jarang di razia
  • hotel probolinggo yang aman razia
  • razia hotel probolinggo paling sering hari apa?
  • tarif hotel sari indah gending probolinggo