Browse By

Siapkan Relokasi Akhir April

Untuk Revitalisasi Pasar Kronong

PROBOLINGGO – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo akan segera merelokasi Pasar Kronong di Kelurahan/Kecamatan Mayangan. Relokasi diperkirakan akan di mulai  akhir April atau awal Mei.

Gatot Wahyudi, kepala DKUPP  Kota Probolinggo menyatakan, relokasi dilakukan karena Pasar Kronong segera direvitaliasi pada Mei nanti. Saat ini, lelang proyek revitalisasi itu sudah masuk persiapan akhir. “Jangan sampai dalam persiapan relokasi ini ada riak-riak.  Makanya sekarang persiapan lelang,” ujarnya.

Loading...

Dilanjutkan Gatot, sejumlah persiapan dilakukan untuk menyiapkan tempat relokasi. Seperti pembuatan pagar antara lokasi parkir kargo dengan tempat penampungan sementara (TPS).  Menurutnya, ada pergeseran  lokasi TPS saat ini.

Awalnya di sebelah utara fasilitas kargo, kini digeser ke selatan. Penyebabnya,  karena lokasi yang awalnya akan  digunakan untuk relokasi akan dimanfaatkan untuk pembangunan Rusunawa. “Pembangunan Rusunawa masih tahun depan. Namun, karena  dikhawatirkan akan mengubah  lokasi Rusunawa, maka lokasi  TPS digeser ke selatan,” tambahnya.

TPS itu akan menampung 24  kios dan 188 bedak. Nantinya lokasi ini akan dilengkapi dengan penutup, sehingga saat hujan  pedagang tetap bisa berjualan. “Kami akan menyesuaikan ketersediaan tempat untuk pembagian  tempat di TPS. Jika bisa akan dipisah lokasi pedagang ikan dan sayur. Tapi, sekali lagi menyesuaikan  tempatnya,” jelas Gatot.

Pasar Kronong akan direvitalisasi menjadi bangunan satu lantai dengan anggaran Rp 1,9 miliar. Sedangkan anggaran relokasi, sekitar Rp 300 jutaan. Menurun dari rencana sebelumnya, Rp  490 juta. (radar)