Browse By

Kabur, DPO Pelaku Begal di Dor

PANGGUNGREJO – Seorang pelaku begal yang telah menjadi DPO Polres Pasuruan Kota, berhasil ditangkap Sabtu (22/4) dini  hari lalu. Pelaku yang diketahui bernama Bahrul Ulum, 19. warga Desa Wringinanom, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, itu ditangkap Tim Buru Sergap Polres Pasuruan Kota, tak jauh dari sebuah SPBU di Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.

Dalam penangkapan tersebut,  petugas juga terpaksa menghadiahi pelaku dengan timah panas pada kaki kanan pelaku lantaran  berusaha melarikan diri dari  kejaran petugas. Hal itu dilakukan setelah pelaku tak mengindahkan tembakan peringatan dari petugas.

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Riyanto menyatakan, pelaku merupakan salah satu  dari kawanan tindak pencurian  motor dengan kekerasan yang selama ini meresahkan warga. “Pelaku memang telah menjadi  DPO kami sejak lama. Bahkan, keterangan sementara yang kami  dapatkan, pelaku telah beraksi  sebanyak tiga kali di TKP yang berbeda. Dua kali di wilayah hukum Kota Pasuruan, satu kali di wilayah hukum Kabupaten Malang,” jelasnya.

Loading...

Dalam melancarkan aksinya  itu, pelaku tak sendiri. Sedikitnya  ada tiga pelaku lain yang merupakan sesama kawanan begal yang kerap beraksi di jalanan. Riyanto membeberkan bahwa pada tahun 2015 lalu, pelaku  bersama dua temannya yakni  Nur Yasin dan AM, telah membawa kabur sebuah motor Honda Beat hasil rampasannya di selatan simpang tiga Rejoso.

Hasil rampasan itu kemudian di jual seharga Rp 2.500.000. Dimana dari hasil penjualan tersebut, pelaku mendapatkan bagian Rp 1.000.000.  Di tahun yang sama, pelaku bersama tiga temannya, yakni Nur Yasin, AM, dan Sy, kembali melakukan hal serupa.

Saat itu keempat pelaku menjarah sebuah  motor Honda Beat warna merah di depan Pasar Lawang, Kabupaten  Malang. Motor hasil begal itu juga  telah dijual dengan harga Rp 2.000.000. Masing-masing pelaku mendapatkan bagian Rp 500.000.

Terakhir, pelaku dan dua orang temannya yaitu Nur Yasin dan  AM, kembali membawa kabur sebuah motor Yamaha Vega R ber warna merah di Jalan Ponpes  Al Istiqomah, Desa Toyaning,  Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.

Pada saat itu, Nur Yasin  yang mengendarai motor hasil  rampasan kawanannya terjatuh di perempatan Nguling, kemudian tertangkap massa dan kini  tengah menjalani proses hukuman di Lapas Bangil. “Pelaku selalu mengancam korban dengan senjata tajam  dalam setiap aksinya. Sekarang  pelaku sudah ditetapkan sebagai  tersangka dan masih dalam proses penyidikan lebih lanjut,”  imbuh pria dengan tiga setrip di pundaknya itu.

Atas perbuatannya, tersangka yang kini telah mendekam di balik sel Mapolres Pasuruan Kota itu dijerat dengan Pasal 365  KUHP tentang Pencurian dengan  Kekerasan. Sedangkan dua pelaku lain, yaitu Am dan Sy juga telah di tetapkan sebagai DPO dan  hingga kini masih dalam proses penyelidikan. (radar)