Browse By

Ibu Janin Juga Jadi Tersangka

KRAKSAAN – Rasa malu memiliki anak di luar nikah, benar-benar mengantarkan Dini Kristanti, 20, berurusan dengan penegak  hukum. Seorang ibu yang menggugurkan paksa kandungannya itu, kini ditetapkan sebagai  tersangka oleh penyidik Polres   Probolinggo.

Perempuan yang akrab dipanggil Tanti itu, ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres  Probolinggo, beberapa hari lalu.   Namun, sejauh ini Tanti tidak ditahan. Warga Desa Tigasan Wetan,  Kecamatan Leces, Kabupaten   Probolinggo, itu hanya di kenai wajib lapor dua kali seminggu.

“Untuk sementara kami hanya  tetapkan wajib lapor. Sambil menunggu kondisi tersangka Tanti  itu benar-benar membaik dan tidak shock,” ujar Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin  melalui Kasat Reskrim AKP  Hariyanto Rantesalu, kemarin.

Loading...

Menurutnya, Tanti ditetapkan tersangka karena dianggap melakukan aborsi ilegal. Serta, menyuruh tersangka Agus membuang janin hasil aborsinya. “Sudah kami periksa, Tanti ibu janin itu sudah kami tetapkan tersangka,”  ujar polisi dengan tiga setrip di  pundaknya itu.

Hariyanto mengatakan, pihaknya  akan memproses hukum yang sama  terhadap tersangka Tanti. Kini, tersangka dijerat dengan pasal 194 juncto pasal 75 ayat (1) Undang-Undang Nomor 36/2009 tentang Kesehatan. Dengan ancaman hukuman maksimal selama 10 tahun  penjara.

“Tersangka sudah mengakui perbuatannya. Dimana tersangka  menggugurkan kandungannya sendirian di kamar,” ujarnya.   Soal pengembangan kasus aborsi ilegal ini, Hariyanto mengatakan, tersangka mengaku menggunakan pil obat penggugur kandungan yang dibeli via online. Karenanya, pihaknya kesulitan untuk mengungkap penyedia atau penjual pil penggugur kandungan itu.

“Setelah kami selidiki, ternyata  obat penggugur kandungan itu  dibeli via online. Pengakuan tersangka, informasi jenis obat penggugur kandungan itu diperoleh dari  seorang dokter di Kota Probolinggo. Tapi, tidak ada bukti untuk menyelidiki ke dokter tersebut,” jelasnya.

Diketahui, Senin (17/4) malam, tim gabungan Polres Probolinggo dan Polsek Leces menggelar razia kendaraan bermotor di Jalan Raya Leces, depan Mapolsek  Leces. Salah satu yang diperiksa  ada Agus Muhammad Sukron,  19, warga Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember.

Petugas curiga melihat bungkusan kresek hitam yang dibawa Agus. Setelah diperiksa, ternyata plastik itu berisi janin yang diperkirakan berusia 4 bulan. Sehingga, polisi mengamankan dan memeriksa Agus. Hasilnya, Agus mengaku ibu dari janin itu kekasihnya, Dini Kristanti. Agus juga langsung digiring ke Mapolres  Probolinggo dan ditetapkan sebagai tersangka. (radar)