Browse By

Tersambar Petir, Peserta Outbound Tewas

PRIGEN – Agenda Leadership Management Training (LMT) yang digelar PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) Surabaya, Jumat (21/4)  lalu, berujung petaka. Marina Setya Anggraeni, 34, salah satu karyawannya, tewas tersambar   petir saat berteduh di dalam  tenda.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, dalam kegiatan  yang digelar di bumi perkemahan  (buper) Kakek Bodo, Prigen, Kabupaten Pasuruan itu, ada 24  orang yang menjadi peserta.  Kegiatan yang dilakukan sejak pagi hari itu, mulanya berjalan baik-baik saja.

Namun, sekitar  pukul 14.30, hujan mulai mengguyur kawasan Prigen. Karenanya, agenda outbound dihentikan  sementara. Seluruh peserta kemudian berteduh di masing- masing tenda. Tidak terkecuali Marina. Ada sekitar 5 tenda yang  disiapkan panitia.

Loading...

Ternyata, semakin lama hujan semakin deras. Pada pukul 16.00,  hujan yang mengguyur selama  2 jam itu kemudian disertai petir.  Hingga akhirnya, sebuah petir  menyambar salah satu tenda yang  letaknya tak jauh dari sebuah pohon.

Di tenda itulah Marina dan kawan-kawannya berteduh.  Seluruh penghuni tenda itu  sempat tak sadarkan diri. Namun,  hanya Martina yang tidak sadar.  Pasalnya, ia terpental sebelum kemudian ambruk. Tentu saja, hal ini membuat kawan-kawannya   yang berada di tenda lainnya  histeris. Ternyata, setelah diperiksa nyawa Martina telah tiada.

“Setelah diperiksa, ternyata  tidak ada tanda-tanda luka bakar di tubuh korban. Dugaan sementara, penyebab meninggalnya  disebabkan saat korban terjatuh pasca disambar petir,” terang  Kapolsek Prigen, AKP Baktiyono  Hendriyanto.

Pasca insiden tersebut, petugas Polsek Prigen kemudian mendatangi lokasi kejadian. Korban  yang merupakan warga Jalan dr.  Wahidin, Sekardangan,  Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo itu, kemudian dievakuasi ke kamar mayat RS Bhayangkara, Porong, Kabupaten Sidoarjo.

“Berdasarkan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara, Red), memang ditemukan beberapa bekas sambaran petir. Bahkan kulit pohon  di dekat tenda, menggaris terkelupas akibat terkena petir,”  imbuhnya. Polisi juga memasang  garis polisi di TKP. Hal itu dilakukan untuk kepentingan penyelidikan. (radar)