Browse By

Ditarget Rampung Sepekan, Hanya Digarap Malam Hari

Perbaikan Jalan di Pertigaan Semampir

KRAKSAAN – Perbaikan jalan ambles di Pertigaan Semampir, Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Semampir, Kecamatan  Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, terus dikebut. Perbaikan jalan yang dimulai sejak Selasa (18/4) lalu itu ditarget rampung   dalam sepekan.

Namun, pihak pelaksana agak pesimis bisa rampung tepat waktu.  Setiap pagi dan sore, di lokasi proyek ini  juga terjadi kepadatan kendaraan. Mereka  harus bergantian melitas di jalan ini karena  jalannya makin sempit. Selain antrean yang disebabkan peralatan proyek dan rambu- rambu lalu lintas, juga diperparah dengan arus penyeberangan di pertigaan itu.

Loading...

“Ini yang menyebabkan perjalanan ter ganggu. Kan dari ruas jalan hanya menjadi  satu,” ujar salah seorang pengendara yang  kemarin melintas di jalan ini, Jayadi. Karenanya, pihaknya berharap proyek ini  cepat rampung. Sehingga, jalur pantura  ini kembali normal.

Terpisah, Ahmad Hari Santoso pelaksana proyek dari PT Feva Indonesia mengatakan, sebenarnya pengerjaan proyek ini di targetkan rampung dalam waktu seminggu.  Namun, dengan pengerjaan yang hanya  dikerjakan malam hari, tidak memungkinkan untuk tepat waktu.

“Kami tidak boleh melakukan pengerjaan  di waktu pagi sampai sore. Sebenarnya,  kalau boleh nutup jalan ini, insya Allah dua hari selesai. Ini, kami kerjakan mulai  jalanan sepi dari pengendara, antara  Maghrib sampai malam. Kalau kami mengerjakan pagi, kami nanti ditegur polisi.  Ini saja gak kerja sudah agak padat, apa lagi kami aktivitas,” ujarnya.  

Hari mengatakan, proyek ini bermula dengan munculnya lubang yang dapat membahayakan para pengguna jalan. Sebelum dikerjakan, juga sudah pernah   ada yang kecelakaan di sana. “Ini kan  hanya sementara. Ini juga demi kebaikan  bersama dan kenyamanan dalam berkendara,” ujarnya.

Jembatan mati yang disumbat itu berkedalaman 1,5 meter dari aspal hingga ke tanah. Sebelum diuruk menggunakan pasir, pihaknya mengeluarkan lumpur  dari dalam selokan sedalam 40 sentimeter agar urukannya bisa padat. (radar)