Browse By

Seribu Lebih Pencaker Mendaftar

Paling Banyak ke Perusahaan Garmen

PROBOLINGGO – Bursa kerja alias Job Market Fair (JMF) yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemkot Probolinggo, Rabu (19/4), menyedot perhatian ribuan pencari kerja (pencaker) dari Probolinggo dan sekitarnya.

Sekitar 1.105 pencaker mendaftar sejumlah perusahaan yang ikut JMF. Siti Yualita, kabid Penempatan,  Pemilihan, dan Produktivitas  Kerja (Pentalatpro) di Disnaker Kota Probolinggo menyebut,  kebanyakan pencaker mendaftar  ke perusahaan garmen, yaitu PT Eratex Djaja. Jumlahnya total 287 pencaker.  

Loading...

Untuk perusahaan ini, tidak menyaratkan keahlian khusus untuk pendaftar. Sehingga, pendaftarnya banyak.  Namun, ada juga perusahaan yang menyaratkan keahlian khusus untuk pendaftarnya.  Yaitu, PT KTI Probolinggo.

“PT KTI ini butuh S-1 Teknik Kimia dan Teknik Mesin,” terangnya.  Selain itu, ada pula perusahaan yang tidak mendapat pen daftar sama sekali. Yaitu, Perwita TKI, perusahaan yang  menyalurkan tenaga kerja Indonesia keluar negeri.

Ita (panggilannya) menyebut,  total ada 40 perusahaan yang  ikut JMF dengan total lowongan  pekerjaan yang tersedia mencapai 1.148 lowongan.  Rincian perusahaan yaitu,  26 perusahaan dari Kota Probolinggo dan 4 perusahaan  dari Kabupaten Probolinggo.

Sementara, 10 perusahaan  lainnya berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Seperti,  Surabaya, Malang, Sidoarjo,  Pasuruan, Lumajang, hingga Jember. Dilanjutkan Ita, pencaker  yang mendaftar banyak juga  yang baru lulus. Sehingga,  belum memiliki ijazah.

“Hal  itu diperbolehkan asal mendapat surat keterangan sudah mengikuti ujian dari sekolah,” ungkapnya. Menurutnya, banyaknya peminat pencaker di Kota Probolinggo salah satunya dipicu oleh banyaknya lulusan yang di hasilkan oleh Kota Probolinggo. Ada 40 sekolah setingkat SMA/SMK/MA yang menghasilkan lulusan baru setiap tahunnya.

“Karena itu, JMF digelar sebagai salah satu upaya pemerintah mengurangi angka pengangguran. Harapannya, dengan  digelarnya JMF ini, banyak tenaga kerja yang terserap. Sehingga,  mengurangi angka pengangguran,” tuturnya. (radar)