Browse By

Kapolres Minta Warga Lawan Begal

MAYANGAN – Makin maraknya begal yang beraksi di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota, membuat Kapolres Probolinggo Kota AKBP Hando Wibowo geram. Karenanya, polisi dengan dua melati di pundaknya itu  meminta warga melawan begal.

Menurutnya, memberantas begal merupakan tanggung jawab pihak kepolisian. Namun,  mengingat maraknya begal, pihaknya meminta  masyarakat ikut melawan begal. “Dalam  istilah hukum, yakni pasal 365 KUHP atau pencurian dengan kekerasan. Namun, bahasa umum yang sering muncul, yakni begal,” ujarnya dalam coffee morning di Mapolres Probolinggo Kota, Senin (18/4) lalu.  

Hando mengatakan, setelah diidentifikasi,  dari keterangan sejumlah saksi ada begal  yang masih berusia muda. Yakni, antara 18  tahun hingga 20 tahun. Artinya, mereka masih pemula dan hanya menginginkan uang sebesar Rp 2-3 juta.

Loading...

“Setelah kami  tanya pada pelaku begal yang tertangkap, yang bertugas mengawasi keadaan dan situasi menunggunya sangat jauh dari lokasi kejadian. Setelah ditanya, katanya pihaknya takut  tertangkap dan dimasa,” ujarnya.  

Dari pengakuan ini, menurut Hando, pelaku begal termasuk yang mengawasi juga  dalam kondisi ketakutan. Sehingga, jika temannya tertangkap dia bisa kabur. Di sisi lain, pelaku begal mennggunakan senjata  tajam berupa celurit hanya untuk menggertak.

“Terbukti dari beberapa korban, pelaku hanya menggoreskan celuritnya pada korban agar korban ketakutan. Pelaku ini masih  sangat amatir,” jelasnya. Hando juga mengaku, pihaknya sudah  mempelajari budaya warga Kota Proboling go. Ternyata, harga dirinya sangat tinggi. Sehingga, jika menyangkut harga diri, mereka rela mati. Bahkan, rela carok.

“Namun,  kenapa tidak demikian pada pelaku begal  yang masih sangat amatir ini,” ujarnya. “Jika istri diambil orang dikit-dikit mau carok. Harga diri orang Probolinggo sangat tinggi. Lalu, kenapa takut pada begal yang  hanya menggertak. Tidak menutup kemungkinan jika kita gertak balik, mereka langsung kabur,” lanjutnya.

Karenanya, pihaknya berharap tak hanya pihak kepolisian yang memberantas pelaku begal. Namun, masyarakat juga harus ikut melawan begal. (radar)