Browse By

Terlilit Kabel, Tewas Dihantam Mobil

PURWOSARI – Tragis nian nasib  yang dialami Afifudin, 32. Warga  Desa Gajahbendo, Kecamatan Beji,  itu pagi kemarin (16/4) mengalami  kecelakaan di jalan raya Purwosari,  daerah Sengonagung. Saat mengendarai motornya, tiba-tiba tertimpa  kabel hingga melilit tubuhnya.

Kontan saja saat itu korban yang diketahui seorang guru madrasah  di sebuah pondok pesantren di  Wahid Hasyim itu, terjatuh hingga ke ruas jalan berlawanan arah.  Apesnya, di saat bersamaan, sebuah mobil yang tak diketahui identitasnya, melaju dengan kecepatan tinggi. Afifudin pun tertabrak hingga meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun Jawa  Pos Radar Bromo, kecelakaan  itu terjadi sekitar pukul 10.30. Pagi itu Afifudin mengendarai  Honda GTR 150 (Supra 150) bernopol N 2996 TBL yang melaju dari arah utara ke selatan di jalan  yang masuk jalur Surabaya-Malang tersebut.

Loading...

Sesampainya di lokasi kejadian, entah mengapa ada kabel yang  terlepas dan menimpanya. Kabel  itu lalu melilit badannya. Akibatnya, Afifudin hilang kendali,  hingga jatuh mengarah ke arah  berlawanan. Nah, saat terjatuh di arus berlawanan arah itulah dia tertabrak sebuah mobil jenis  station wagon dan tidak diketahui  nopolnya. Usai menabrak, mobil lalu kabur ke arah utara.

“Korban didapati sudah me ninggal di lokasi kejadian. Tertimpa sebuah kabel telfon yang  putus, hingga melilit ke badannya. Selanjutnya, korban terjatuh dan terlindas mobil dijalur berlawanan,” jelas Kanitlaka Satlantas  Polres Pasuruan Ipda Marti.

Sesaat setelah kejadian, jenazah korban sempat dilarikan ke Puskesmas Purwosari. Tak lama kemudian dibawah ke kamar mayat RSUD Bangil untuk visum.  Akibat kejadian tersebut, korban  mengalami luka pada kepala belakang memar, telinga kanan  dan kiri keluar darah. Lalu, kaki  kanan dan kirinya lecet.

Sedangkan motornya, rusak pada spion kanan pecah, footstep  kanan bengkok. Motor tersebut  kini diamankan di Poslantas Purwosari. “Pastinya pemotor dalam kejadian ini menjadi korbannya.  Untuk mobil yang menabraknya, belum terungkap dan masih lidik,” bebernya.

Disinggung pihak kurang menguntungkan atau yang salah, Marti menyebutkan, belum bisa menyimpulkan. “Karena itulah harus melakukan gelar perkara dulu  di Mapolres Pasuruan yang di agendakan hari ini (17/4),” imbuh   eks Kanit PPA Satreskrim Polres Pasuruan itu.

“Penetapan pihak kurang menguntungkan atau tersangkanya dalam laka lantas ini, kami pu tuskan setelah gelar perkara. Pastinya, para  pihak kami panggil baik petugas PLN saat kejadian benahi kabel dan juga Telkom yang kabelnya  putus,” tegasnya. (radar)

Incoming search terms:

  • kecelakaan di senhon terlilit kabel telkom