Browse By

Sakit, 1 CJH Mengundurkan Diri

PURWOREJO-Jumlah calon jamaah haji (CJH) yang berangkat dari Kota Pasuruan dipastikan berubah. Pasalnya, 1 CJH asal Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo, resmi mengundurkan diri awal April lalu.

Kasi Haji pada Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pasuruan Muhammad Ismail mengatakan, Kota Pasuruan mendapatkan jatah CJH sebanyak 256 orang untuk musim haji 2017. Namun, jumlah ini dipastikan  bakal berubah, sebab 1 CJH resmi mengundurkan diri.

Ismail menjelaskan, 1 CJH yang mengundurkan  tersebut beralasan sakit. Karenanya, awal April lalu, CJH tersebut menarik uang muka ongkos naik haji (ONH)  yang sudah disetorkan. Sebelumnya, ada 2 CJH yang sudah mengundurkan diri secara lisan.

Loading...

Satu CJH asal Kelurahan Gentong,  Kecamatan Gadingrejo, dengan alasan ingin berhaji bersama orang tua. Sementara, 1 CJH lainnya asal  Kelurahan/Kecamatan Bugul Kidul mengundurkan diri   karena belum siap secara ekonomi.

“Sejauh ini, kami sudah mendapatkan 3 CJH yang mengundurkan diri. Namun, baru 1 yang mengajukan secara resmi. Sisanya, hanya lisan,” katanya. Karena itu, Kemenag masih menunggu surat  pengunduran diri secara resmi dari 2 CJH itu hingga batas akhir pelunasan pada 5 Mei mendatang.

Namun, jika sampai batas akhir pelunasan ONH, keduanya tidak melunasi, secara otomatis mereka dianggap mengundurkan diri. Ismail menjelaskan, nantinya CJH yang mengundurkan diri  tersebut akan disampaikan ke  pusat.

Selanjutnya, Kemenag RI akan menentukan jatah kuota masing-masing daerah. Jatah kuota ini akan diperuntukkan untuk lansia, penggabungan istri atau orang  tua terpisah. Namun, dengan  syarat orang tersebut sudah mendaftar haji selama 3 tahun.

Jika kuota yang ditentukan  oleh Kemenag RI tersebut masih belum terpenuhi, maka  Kemenag akan menggunakan  kuota cadangan. Yaitu, orang  yang sudah mendaftar namun jadwal keberangkatannya masih 2018. (radar)