Browse By

Empat Pelaku Pembobol Rumah Kades Terekam CCTV

 

Kantongi Ciri-Ciri Pembobol Rumah Kades

PURWODADI – Pelaku pembobolan rumah Kades Jatisari Jumain, Kamis pagi (13/4) dipastikan berjumlah empat orang.  Dua eksekutor dan dua lagi menunggu  di luar atau mengawasi kondisi sekitar. Kapolsek Purwodadi AKP Slamet Santoso memastikan hal itu, kemarin (14/4).

Namun, sampai saat ini, petugas belum berhasil mengungkap identitas keempat  pelaku. Penyelidikan dan pengejaran pelaku oleh petugas Buser Polsek Purwodadi  di lapangan, belum membuahkan hasil. “Sampai saat ini pengungkapan para  pelaku, berikut barang buktinya, gencar  kami lakukan di la pangan. Namun, progresnya masih nihil,” terangnya.

Loading...

Hasil lidik sementara tim Buser di lapangan menyebutkan, ke empat pelaku menggunakan dua buah sepeda motor saat beraksi. Keduanya sama-sama berjenis matik. Semua pelaku sama-sama memakai jaket warna gelap dan menggunakan helm. Tiga orang di antaranya berperawakan tinggi besar, dan satu orang tinggi kurus.

“Ciri-ciri sepintasnya sudah ada, termasuk motor yang di gunakan dalam beraksi.  Kami dapatkan dari keterangan saksi di TKP (tempat kejadian perkara), juga rekaman CCTV (closed circuit television) milik bangunan krematorium yang ada di desa ini,” katanya.

Slamet menegaskan, akan terus mengejar pelaku sampai tertangkap. “Memang tak mudah dan butuh waktu. Pastinya penyelidikan terus kami lakukan di lapangan  hingga tuntas,” tegasnya. Pembobolan itu sendiri terjadi saat rumah Jumain kosong.

Dia mengantar  istrinya ke pasar La wang dengan mengendarai motor dinas, sekitar pukul 08.00. Akibatnya, dua buah motor, masing- masing Honda Vario dan Honda Scoopy,  serta satu buah TV LCD 29 inch, raib. Istri Jumain yang pulang lebih dulu sempat memergoki empat orang mencurigakan yang keluar dari rumahnya.

Ke empat orang itu membawa motor dan TV LCD miliknya dengan dibungkus sarung. Sontak saja, istri Jumain meneriakinya maling. Menyadari aksinya dipergoki, pelaku langsung tancap gas ke arah selatan atau menuju Lawang.

Sementara itu, penjagaan di kantor Kecamatan Pandaan di perketat, pasca pencurian sepeda motor Wardoyo, 54, kades Gambiran, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Rabu (12/4). Sejumlah anggota Dinas Satpol PP dan Linmas  kecamatan setem pat, standby di lokasi parkir, sehari setelah pencurian itu.

“Hilangnya motor di tempat parkir ini, mudah-mudahan yang terakhir. Penjagaan dan pengawasannya kami perketat,” ujar  Camat Pandaan Suwito Adi, Kamis (13/4).  Tak hanya itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan perkantoran di kawasan tersebut.

Seperti kantor PDAM, KUA Kecamatan Pandaan, UPT Dikdukcapil, serta Taman Kanak-kanak (TK). Kebetulan, perkantoran instansi dan lembaga pendidikan itu, berada di satu  lokasi. Akses masuk dan keluar kendaraan juga menjadi satu.

Setiap harinya, rata-rata ada sekitar seribu unit motor lalu  lalang. Sementara mobil tercatat sekitar 200-an unit.  “Pengawasan dan penjagaan ketat, bukan  sepenuhnya tanggung jawab kami. Tapi, bersama, termasuk lembaga vertikal yang  satu kompleks di kantor kecamatan ini.  Jadi, perlu dipikir bareng,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Pandaan Kompol  M. Iskak mengaku, penyelidikan atas pencurian motor Kades Gambiran, Wardoyo, belum membuahkan hasil. “Pelakunya belum terungkap. Begitu pula dengan motornya,  tidak di ketahui keberadaannya,” kata mantan  Kabag Ops Polres Blitar ini. (radar)