Browse By

Baru Tiga Bulan Diaspal, Jalan Sudah Rusak

Warga Tanami Jalan Berlubang dengan Pisang

KEDOPOK – Ada yang berbeda saat melintas di Jalan Abdul Hamid, Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok,  tiga pekan belakangan ini. Persis di  tengah jalan yang berlubang, ditanami sebuah pohon pisang. Warga menanam pohon pisang itu  sebagai pertanda agar pengendara yang melintas berhati-hati.

Sebelumnya,  di ruas jalan setempat, banyak pengendara motor yang terjatuh usai terperosok di lubang tersebut.  Paek, 48, warga sekitar mengatakan,  sejatinya sekitar 3 bulan lalu di ruas jalan setempat sudah diaspal oleh  pemerintah setempat. Namun, tak lama kemudian, ruas jalan sudah rusak kembali. Bahkan, dari ruas jalan  disebutkan seperti keluar air.

Loading...

“Padahal, dulu tak begini. Setelah diaspal, malah ada rembesan air dari  bawah. Sehingga, mengakibatkan aspal yang baru rusak serta jalan berlubang,” terang Paek. Ruas jalan itu berlubang dengan  diameter mencapai sekitar 70 sentimeter dengan kedelaman 5-10 sentimeter.

Lantaran kerap membuat pengendara  motor terjatuh, warga pun menanam pohon pisang di ruas jalan berlubang itu sekitar 3 pekan lalu. Partman, 38, warga lain menambahkan, pohon pisang yang ditanam di jalan  rusak itu juga pernah ambruk usai  ditabrak warga.

“Dulu sempat ada pengendara yang hendak menyalip tanpa melihat ada pohon pisang yang tertanam, akhirnya  pohon tersebut jatuh. Namun, warga  menanamnya lagi, agar korban kecelakaan tidak terus bertambah,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekertaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Tata Ruang Dwi Putranto mengatakan, pihaknya telah menghubungi pihak  pelaksana proyek setempat. Pihak pelaksana proyek pun sudah siap untuk memperbaikinya.  Sejauh ini, pihak kontraktor beralasan  masih menunggu aspal untuk perbaikannya.

“Kontraktornya sudah dihubungi, karena ini masih dalam masa pemeliharaan. Sehingga, masih menjadi tanggung jawab kontraktornya. Katanya  (pihak kontraktor) masih menunggu aspal,” jelas Dwi. (radar)