Browse By

Rumah Kades Dibobol Maling

Dua Motor dan TV LCD Raib

PURWODADI – Rumah Jumain, kades Jati­sari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, dibobol maling. Dua buah motor,  masing­-masing Honda Vario dan Honda Scoopy, serta satu buah TV LCD 29 inch, raib.

Aksi  pencurian tersebut terjadi kemarin (13/4) sekitar pukul 08.00. Kebetulan, saat itu Jumain dan keluarganya tengah bepergian. “Saat keja­dian, rumah kosong dan pintunya terkunci  rapat semua. Namun, pagarnya tidak,” ucap Jumain, saat ditemui koran ini  di rumahnya, kemarin.

Loading...

Jumain mengaku, ia mengantar istrinya ke pasar Lawang dengan mengendarai motor dinas. Saat itu, ia mengaku tak ada yang mencurigakan di sekeliling  rumahnya.  Setelah mengantar istrinya ke Pasar Lawang untuk berbelanja, Jumain berpamitan hendak  ke kantor Kecamatan Purwo dadi.

Saat itu, ia memiliki agenda dengan kades lainnya ke  kantor inspektorat di Pasuruan. Sang istri ia minta pulang naik ojek. “Saat kejadian saya tidak ada di tempat. Yang tahu terlebih dahulu adalah istri saya,” katanya.

Saat itu, sang istri melihat ada empat orang mencurigakan yang  keluar dari rumahnya. Pasalnya, empat orang itu terlihat membawa motor dan TV LCD miliknya  yang dibungkus sarung. Sontak  saja, istri Jumain meneriakinya maling. Menyadari aksinya dipergoki, pelaku langsung tancap  gas ke arah selatan atau menuju Lawang.

“Dua motor saya parkir di ruang  depan. Sedangkan TV LCD-nya  di ruang tengah. Ikut hilang pula, dua buah sarung yang digunakan pelaku membungkus  TV LCD tersebut,” kata Jumain. Ia mengatakan, saat istrinya memergoki pelaku keluar dari rumahnya sekaligus meneriakinya maling, warga yang mendengar teriakan tersebut sempat  melakukan pengejaran. Namun,  upaya warga untuk menangkap  pelaku gagal.

“Pelakunya ciri-cirinya, tiga berbadan besar dan satu lainnya kecil dan kurus. Masuknya lewat jendela samping belakang, dengan cara mencongkel. Keluarnya lewat pintu depan,” terangnya. Sementara itu, kejadian pembobolan rumah Kades Jatisari  ini dibenarkan Kapolsek Purwodadi AKP Slamet Santoso.

“Kasusnya masih lidik anggota  Buser di lapangan. Motornya belum berhasil ditemukan, termasuk pula pelakunya belum  terungkap dan tertangkap,” ungkapnya. (radar)