Browse By

Waspadai Antraks, Sebarkan Desinfektan

BANGIL – Pemkab Pasuruan memastikan ternak sapi di Kabupaten Pasuruan bebas antraks. Meski begitu, Pemkab tak ingin  kecolongan dengan ancaman penyakit  mematikan bagi ternak sapi itu. Sejumlah antisipasi dilakukan untuk  menjaga agar tak sampai terjadi penyebaran  penyakit antraks di Kabupaten Pasuruan.

Tak sekadar sosialisasi kepada peternak, tetapi juga pembagian desinfektan pada kelompok ternak. Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan  Pangan Kabupaten Pasuruan Irianto menjelaskan, merebaknya penyakit antraks  di Jawa Tengah menjadi perhatian Pemprov  Jatim.

Pihak pemprov mengintruksikan setiap daerah di Jatim untuk mengantisipasi penyakit mematikan itu. Termasuk di Kabupaten Pasuruan. Meski beberapa tahun ini, kasus tersebut diakuinya belum ditemukan.

Loading...

“Ada intruksi  Pemprov Jatim untuk mewaspadai antraks  ini. Meski sejatinya, antisipasi itu sudah kami lakukan selama ini,” sampainya. Pihaknya menguraikan, tengah memberikan sosialisasi kepada peternak maupun pedagang sapi di Kabupaten Pasuruan.  Sehingga, mereka lebih mengerti tentang penyakit antraks  tersebut.

Di samping itu, pihaknya juga menyiapkan desinfektan yang akan diberikan kepada peternak. Ratusan botol desinfektan pun disiapkan untuk mengantisipasi penyebaran antraks. “Ada 400 botol desinfektan kami siapkan untuk para peternak.

Botol-botol deisinfektan itu, untuk pencegahan penyakit. Bukan hanya untuk penyakit sapi, seperti antraks, tetapi untuk ancaman penyakit  lain, seperti flu burung,” jelasnya.

Menurut Irianto, pencegahan terhadap  penyakit antraks memang diperlukan. Karena  antraks sangat berbahaya. Bukan hanya  menyebabkan kematian bagi ternak, tetapi juga menggangu kesehatan bagi manusia.

“Karena spora pada sapi yang terkena  antraks bisa mengganggu pernapasan,  bahkan bisa menyebabkan kematian pada manusia,” tandas dia. (radar)

Incoming search terms:

  • bokep tante kantor pasuruan
  • bokeb peternakkan
  • vdio ank smp ngtok