Browse By

Pengajian Habib Rizieq Diwarnai Ketegangan

BANGIL – Kegiatan tablig akbar yang digelar di Alun-alun Bangil dengan kehadiran Habib Rizieq Syihab sebagai pembicara sempat diwarnai ketegangan. Ketegangan itu muncul, setelah salah satu peserta merasa tak terima dengan ceramah yang diberikan Ketua FPI pusat  tersebut.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, giat pengajian umum  tersebut mulanya berjalan lancar. Acara yang digelar sejak pukul 07.00 itu, dihadiri ribuan  jamaah. Sejumlah ulama pun sempat memberikan ceramahnya.  Hingga kehadiran Habib Rizieq  Syihab dalam pemberian ceramahnya.

Mulanya, ceramah tersebut berjalan tenang. Hingga  beberapa saat kemudian ketegangan muncul, ketika Habib Rizieq menyampaikan petuahnya. Tiba-tiba saja, protes akan ceramah itu muncul. Protes tersebut datang dari salah satu jamaah,  yang disebut-sebut bernama Yasir Arafat, asal Kejapanan, Kecamatan Gempol.

Loading...

Yasir tak terima  dengan kalimat yang sempat diucapkan Habib Rizieq.  Sehingga, ia pun berkoar-koar bisa menurunkan Habib Rizieq  dari panggung. Hal itu pun memantik perhatian para jamaah  lain dan panitia. Untuk menghindari amarah jamaah yang   lain, pihak panitia pun mengamankannya. Bersama petugas kepolisian, pihak bersangkutan  pun dibawa ke Mapolres Pasuruan.

“Ada kata-kata Habib yang membuat pihak bersangkutan tidak terima. Ia sempat berkoar-koar bisa menurunkan Habib Rizieq dari panggung dan mencari-cari panitia. Tak ingin ada amarah  dari jamaah yang lain, kami pun memilih untuk mengamankannya,” ungkap Fahmi, salah satu  panitia kegiatan tersebut.

Pihak kepolisian pun kemudian mencoba untuk melakukan  mediasi untuk menenangkan   masing-masing pihak. Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Khoirul Hidayat menguraikan, ada  kesalahpahaman sehingga memunculkan sedikit persoalan  dalam pengajian tersebut.

“Cuma salah paham. Kami coba untuk melakukan media agar persoalan ini bisa diselesaikan  dengan baik-baik,” jelas dia.  Kapolres Pasuruan AKBP M. Aldian menuturkan, pengajian yang digelar di Alun-alun Bangil  tersebut mendapatkan pengamanan dengan mengerahkan  ratusan personel.

Bukan hanya   dari pihak kepolisian, tetapi juga dari TNI serta Satpol PP Kabupaten Pasuruan.  “Total ada 200 personel dari petugas kepolisian yang kami lakukan.  Jumlah itu belum termasuk anggota dari Satpol PP sebanyak 40 personel serta TNI sebanyak 40 personel,” sambung dia.

Pihaknya menambahkan, pengamanan itu dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan serta adanya kemungkinan penolakan akan acara tersebut. Namun, selama kegiatan berlangsung, tidak ada penolakan seperti aksi  demo.  “Semuanya lancar. Tidak ada  kemacetan berarti ataupun penolakan seperti aksi demo,” bebernya. (radar)

Incoming search terms:

  • habib rizieq di pasuruan