Browse By

Bekuk Klompotan Pengedar Pil Trex-Dextro

TONGAS – Tiga komplotan pengedar sediaan farmasi diamankan anggota Polsek Tongas, Polres Probolinggo Kota.  Mereka tertangkap basah saat sedang beroperasi di sebuah minimarket di Desa Tambakrejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten  Probolinggo.

Kini, mereka telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Mereka adalah  Untung Sufendi alais Fendi, 25, warga Desa Sudimulyo, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Serta, dua warga Kabupaten Probolinggo. Yakni, Sulaiman alias Soleh, 31, warga Desa Tandonsentul,  Kecamatan Lumbang dan Juaher, 29, warga Desa/Kecamatan Lumbang.

Mereka diamankan dalam waktu dan  tempat berbeda. Kemarin, mereka ditunjukkan kepada media di Mapolres  Probolinggo Kota. Waka Polres Probolinggo Kota Kompol Djumadi mengatakan, mereka ditangkap karena terbukti tanpa izin  menjual pil jenis Trihexyphenidyl dan  pil Dextro.

Loading...

Dari mereka, pihaknya berhasil mengamankan satu kantong plastik berisi seribu  pil Trihexyphenidyl dan pil Dextro. Serta,  satu unit sepeda motor, satu unit handphone, dua paket kecil pil Dextro berisi 20 butir, satu bekas bungkus rokok, dan  uang Rp 1.135.000.

“Akibat perbuatanya, mereka terancam pasal 196 subsider pasal 197 UU Nomor  36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Dengan  ancaman hukuman maksimal 15 tahun  penjara dan denda Rp 1,5 miliar,” ujarnya,  di Mapolres Probolinggo Kota, kemarin.

Sedangkan, Kapolsek Tongas AKP Tavib melalui Kanit Reskrim Ipda Mawardi mengatakan, para tersangka itu ditangkap  Minggu (9/4). Saat itu, sekitar pukul 21.00 WIB, pihaknya mendapat kabar jika ada transaksi penjualan pil Trihexyphenidyl  dan Dextro.

Mendapati itu, pihaknya langsung merapat ke tempat kejadian perkara (TKP)  dan mendapatkan Fendi dan Soleh. Saat  digeledah, dari mereka polisi mendapatkan  sebungkus pil Trihexyphenidyl dan Dextro  yang masing-masing berisi 1000 butir.

“Barang itu akan diberikan pada Fendi selaku pembeli. Namun, Fendi juga pengedar,” ujarnya. Karenanya, mereka digelandang ke Mapolsek Tongas. Kepada penyidik, keduanya  mengaku mendapatkan barang itu dari  Juaher.

“Fendi membeli kepada Juaher sudah 9 kali. Namun, Juaher memberikan barang itu melalui Soleh,” ujarnya. Mendapati informasi itu, polisi bergerak memburu Juaher. Hasilnya, polisi berhasil mengamankan Juaher di rumahnya.  Kepada polisi, Juaher mengaku mendapatkan barang dari salah seorang di  Jember. (radar)

Incoming search terms:

  • hukuman dendaan pengedar pill dextro trihex