Browse By

Sultan Padepokan Divonis 2 Tahun

Terjerat Kasus Penipuan

KRAKSAAN – Salah satu sultan di Padepokan Dimas Kanjeng, Suparman, 45, divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan. Kemarin, pria yang terjerat kasus penipuan dan penggelapan dengan korban  Suhadi Prayitno, itu divonis  hukuman 2 tahun penjara.

Majelis hakim menilai, terdakwa melanggar pasal 378 KUHP juncto  pasal 56 ke-2 KUHP. Putusan majelis hakim itu lebih rendah dibanding tuntutan Jaksa  Penuntut Umum (JPU) Kejari Kabupaten Probolinggo. Sebelumnya, JPU meminta majelis hakim menghukum terdakwa  selama 3 tahun.

Loading...

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan  tindak pidana penipuan, sebagaimana pasal 378 KUHP juncto pasal 56 ke-2. Majelis hakim memvonis terdakwa dengan hukuman penjara selama 2 tahun,” ujar JPU Yazid Ujianto, usai persidangan kemarin.

Yazid menjelaskan, dalam  kasus dugaan penipuan ini terdakwa merekrut korban untuk menjadi pengikut Padepokan Dimas  Kanjeng. Selanjutnya, korban membayar sejumlah mahar secara bertahap kepada Ismail Hidayah, warga Kabupaten Situbondo.

Diduga, dari Ismail uang yang  di total mencapai sekitar Rp 800  juta itu diserahkan kepada pimpinan Padepokan, Taat Pribadi. “Terdakwa dianggap ikut serta membantu dalam aksi penipuan terhadap korban Prayitno,” ujarnya.   Atas putusan majelis hakim  itu, Yazid mengaku masih  pikir-pikir.

“Kami dari JPU menyatakan pikir-pikir, begitu juga dengan terdakwa,” ujarnya. Sedangkan, penasihat hukum terdakwa, Yan Juanda mengatakan,  vonis hukuman majelis  hakim terhadap kliennya terlalu memberatkan. Mengingat, kliennya hanya bertugas menunjukkan foto-foto  kegiatan padepokan dan Taat Pribadi.

Kliennya tidak pernah  membujuk atau memaksa korban menjadi pengikut pedepokan. Menurutnya, masalah korban tertarik dan berniat menjadi pengikut padepokan, bukan atas kuasa  terdakwa. Namun, kemarin Yan Juanda belum bisa memastikan  akan banding atau menerima  putusan majelis hakim.

“Kami masih menyatakan pikir-pikir. Nanti kami diskusikan kembali dengan  Suparman,” ujarnya. (radar)