Browse By

Tak Berizin, Tiga Penjual Miras Dibekuk

MAYANGAN Akibat tak punya izin menjual minuman keras (miras), tiga penjual miras dibekuk petugas kepolisian.  Mereka diamankan di kafe dan warung  milik masing-masing di waktu dan hari berbeda. Ketiga pelaku sama-sama warga Kota Probolinggo.

Yaitu Ari Widiyanti, 40,  warga Perum Asabri F/297 RT 06/RW  12, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran. Sukarni, 30, warga Jalan Ikan Cumi-cumi, RT 1/RW 6, Kelurahan/Kecamatan  Mayangan. Dan Deni Dwi Rendra Hadi,  26, warga Jalan Ikan Tongkol 31, Kelurahan/Kecamatan Mayangan.

Waka Polres Probolinggo Kota Kompol Djumadi mengatakan, dua tersangka  atas nama Ari Widiyanti dan Sukarni  diamankan oleh anggota Unit Reskrim Polsek Mayangan, kamis (6/4), pukul  22.00 di warung masing-masing. Lokasinya sama-sama di Pelabuhan Tanjung Tembaga Kota Probolinggo.

Loading...

“Anggota mendapatkan informasi dari  masyarakat, selanjutnya dilakukan penyelidikan ke lapangan. Hasilnya,  didapati beberapa botol miras di kedua warung tersebut. Karena mereka tidak bisa menunjukan surat izin menjual miras, anggota langsung membawa keduanya. Termasuk miras yang ada ke Mapolsek Mayangan,” terang Djumadi  saat rilis, Sabtu (8/4).

Di warung milik Ariwidiyanti, di temukan 132 botol besar Bir Bintang dan 19 botol kecil Guinness Bir Hitam. Sedang di warung Sukarni diamankan 28 botol  besar Bir Bintang dan 20 botol kecil  Guinness Bir Hitam. Pada hari yang sama, pukul 12.00, Polsek Kademangan juga mengamankan  Deni Dwi Rendra Hadi.

Deni diamankan lantaran terbukti menjual miras tanpa izin di kafenya. Yakni, kafe DN di Jalan Raya Bromo, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.  Adapun miras yang diamankan dari kafe  ini, yaitu 36 botol Bir Bintang, 2 botol  arak dan 12 botol Anggur Merah.

“Anggota mengecek sesuai laporan masyarakat. Ternyata, di dapurnya terdapat  sejumlah miras tersebut,” imbuhnya. Kini, ketiganya terancam tindak pidana  ringan (tipiring). Kasus mereka juga dikembangkan untuk mengejar memasok  miras. Sebab, miras tidak boleh di perjualbelikan di luar.

“Yang punya izin pun, harus minum di tempat dan tidak boleh dijual pada anak-anak di bawah umur,” imbuhnya. (radar)