Browse By

Perempuan Misterius Serahkan Bayi pada Juardi

PAJARAKAN-Perjalanan Juardi, 33, warga Desa Telogosari, Kecamatan Tiris, saat melintas di Desa Ketompen, Kecamatan Pajarakan, kemarin  penuh drama. Bak sebuah cerita sinetron, Juardi bertemu dengan seorang perempuan tak dikenal yang sedang menggendong bayi laki-laki.

Bayi itu kondisinya baru saja dilahirkan karena usianya diperkirakan masih sehari. Dan, perempuan tersebut tiba-tiba menyerahkan  bayi itu kepada Juardi dengan harapan dia bisa mengasuhnya. Juardi pun menyanggupinya karena perempuan tersebut sebelumnya hendak  menyerahkan bayi ke panti asuhan.

Kepada Jawa Pos Radar Bromo,  Juardi yang ditemui di IGD RSUD  Waluyojati Kraksaan mengatakan, dirinya memang sedang melintas  di jalan Desa Patemon, Pajarakan, sekitar pukul 05.00, kemarin. Dalam kondisi hujan, dirinya  melihat ada seorang perempuan  membawa bayi di tepi jalan.

Loading...

Saat ditanya, ternyata perempuan itu mengaku akan menyerahkan bayi itu ke panti asuhan.  Kemudian, dirinya pun berpikir, daripada diberikan pada panti  asuhan, lebih baik dia mengambil untuk diadopsi. ”Setelah saya tanyakan ke ibu tidak dikenal itu, ternyata bayi  itu diserahkan ke saya. Kemudian, perempuan itu pergi ke selatan dan saya tidak tahu  kemana,” katanya, kemarin.

Saat membawa bayi itu, diakui Juardi, dirinya sempat kebingungan. Hingga akhirnya, dirinya  menemui kawannya di Desa Patemon. Oleh kawannya, Juardi diarahkan untuk ke kantor desa. Selanjutnya, pemerintah  desa mengantarkan ke Polsek  Pajarakan.

Setelah diperiksa oleh  Polsek, bayi itu dibawa ke Puskesmas Pajarakan dan kemudian dibawa ke IGD RSUD Waluyojati Kraksaan.  ”Saya rencananya mau ke  Bali untuk bekerja. Melihat bayi itu, saya berniat untuk mengadopsinya. Daripada diserahkan   ke panti asuhan,” terangnya  sambil pergi meninggalkan  IGD  RSUD.

Humas RSUD Waluyojati Kraksaan Sugianto saat ditemui menatakan, rumah sakit memang  mendapatkan kiriman bayi yang  baru lahir diperkirakan sehari  dari Puskesmas Pajarakan. Kondisi bayi dalam keadaan baik.  Tapi, bayi itu terlihat prematur  karena berat badannya tak sampai 2,5 kilogram.

”Berat bayi itu 2,1 kilogram  dengan panjang 49 sentimeter.   Kondisi bayi itu baik, tapi tetap mendapatkan perawatan intensif,” terangnya.  Selanjutnya, kata Sugianto,  pihaknya akan melaporkan ke  Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten  Probolinggo terkait bayi yang   diduga sengaja ditelantarkan itu.  Namun, dia juga melaporkan   bahwa ada lelaki yakni Juardi,sebagai orang yang berniat untuk mengadopsinya.

”Selama ini bayi itu akan dirawat di rumah sakit dan ditanggung oleh negara, sembari  menunggu pria yang menemukan itu mengurus pengajuan adopsi ke Dinsos. Karena kebetulan yang menemukan itu sudah berkeluarga, tapi belum punya  anak,” terangnya.

Kapolsek Pajarakan AKP Kukuh  Junar Efendi saat ditemui, membenarkan adanya pemberian  bayi dari perempuan tidak dikenal terhadap pria asal Tiris.  Pihaknya sudah memeriksa Juardi dan ternyata bersedia untuk mengadopsinya. Karena itu, pihaknya pun cukup mengantarkan ke puskesmas dan rumah sakit. (radar)