Browse By

Rute Baru Becak Wisata di Kota Pasuruan

Usulkan Tak Melintas di Jalan Veteran

GADINGREJO – Usai insiden tewasnya dua wisatawan saat berziarah di Kota Pasuruan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan terus melakukan evaluasi.  Kini, Dishub sudah menyiapkan simulasi untuk rute baru yang  di anggap lebih efektif untuk mengurangi kemacetan serta kecelakaan.

Rute baru nanti, rupanya berbeda  lantaran pengendara becak wisata  tak lagi melintas di Jalan Veteran. Seluruh pengendara becak wisata, harus menempuh Jalan Soekarno Hatta dan harus memutar. Rute baru ini sekilas memang tak berbeda jauh, namun hanya sedikit  lebih jauh.

Loading...

Pelaksana tugas (Plt) kepala Dinas  Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan Lucky Danardono mengatakan, dari hasil evaluasi terkait  keberadaan becak wisata, ada 3 hal  yang menjadi keputusan Dishub.  Pertama, Dishub sedang mengusulkan konsep rute keberangkatan becak wisata.

Jika konsep rute ini disetujui, becak wisata tidak diperbolehkan melewati jalan nasional. Saat  mengangkut penumpang dari terminal wisata, becak wisata  diarahkan untuk melewati Jalan Soekarno Hatta, lalu belok ke Jalan Kartini, dan melalui pertigaan Dewi Sartika kemudian  belok ke Jalan Niaga dan berhenti di alun-alun.

“Kami sudah merumuskannya. Hanya tinggal melakukan presentasi ke jajaran organisasi  perangkat daerah Pemkot Pasuruan,” katanya.  Lucky menjelaskan, rute baru ini bukannya tanpa alasan di konsep pihaknya. Tujuannya, untuk menghindari kemacetan  yang sering terjadi di jalan nasional, sehingga tragedi Februari silam tidak kembali terulang.  Sementara, rute pulang tidak  mengalami perubahan.

“Untuk rute pulang dari alun- alun melalui Jalan WR Supratman  kemudian ke Jalan Kartini. Selanjutnya, melewati Jalan Soekarno Hatta dan berhenti di Terminal Wisata,” terang Lucky.  Sebagaimana yang pernah diberitakan, Februari silam terjadi  petaka.

Seorang pengendara becak wisata ugal-ugalan saat mengangkut dua wisatawan asal Sidoarjo. Dalam perjalanan, becak menabrak tiang di Jalan Arjuno hingga dua penumpang terjatuh. Apesnya, di saat bersamaan melaju truk tronton hingga mengakibatkan dua korban terlindas.

Dua korban yang masih memiliki hubungan anak dan ibu tersebut, tewas di lokasi kejadian.  Selain rute baru, Dishub akan menempatkan petugas pengawas di 6 titik yang dianggap rawan. Keenam titik tersebut adalah  terminal wisata, pojokan Kodim,  bekas kantor PLN, pertigaan Jalan Dewi Sartika, bekas kantor BCA,  dan alun-alun.

Masing-masing lokasi akan diberi 1 sampai 2 petugas. Lucky menerangkan, 219 becak wisata sudah diperingatkan agar  tidak mengemudi secara ugal-ugalan. Selain itu, pihaknya juga  memasang spanduk di 2 lokasi di  alun-alun dan Terminal Wisata. Sehingga, jika ditemukan ada pengemudi becak ugal-ugalan, warga  dan penumpang bisa melapor ke  nomor yang tertera di spanduk.

“Ketiga, evaluasi ini bertujuan  untuk menertibkan becak wisata. Sehingga, kejadian 2 bulan lalu tidak kembali terulang,”  tuturnya. (radar)

Incoming search terms:

  • kepala dishub kota pasuruan Luky