Browse By

Belum Resmi, Sudah Ditempati

Tukar Guling Lahan Pemkab-Kejari Terus Diproses

KRAKSAAN – Rencana tukar guling lahan milik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo dengan Pemkab Probolinggo, belum ada kata sepakat.  Namun, rumah dinas yang dibangun Pemkab sebagai bagian  dari tukar guling itu, kini sudah  tempati pegawai Kejari.

Bangunan berupa rumah dinas itu dibangun di lahan milik Pemkab Probolinggo, di Desa Sumberlele, Kecamatan Kraksaan. Kemarin, tampak sejumlah rumah dinas itu ada yang menempati. Mereka merupakan pegawai di  Kejari, mulai dari kepala seksi  sampai jaksa fungsional.

Loading...

“Sudah  ditempati. Saya tidak tahu kalau proses tukar gulingnya,” ujar  warga setempat yang enggan  di sebutkan namanya. Kajari Kabupaten Probolinggo Nadda Lubis melalui Kasi Intel Joko Purwanto mengatakan, proses tukar guling masih terus berjalan.

Namun, pihaknya menolak aset yang ditawarkan Pemkab. Sebab, nilainya hanya sekitar Rp 5 miliar. Sedangkan, aset milik kejaksaan di taksir mencapai Rp 8,6 miliar. “Ini kami baru menerima surat dari Kejagung (Kejaksaan Agung)  untuk mengklarifikasi proses  tukar guling itu. Karena, ada selisih nilai aset yang akan ditukar  gulingkan. Petunjuknya harus  sa ma nilai asetnya. Jadi, kami minta untuk dicarikan aset lain  sebagai tukar guling,” ujarnya.

Disinggung soal pegawai Kejaksaan yang sudah menempati  rumah dinas milik Pemkab, Joko mengatakan, semua itu hanya  pinjam pakai. Pertimbangannya, daripada bangunan yang sudah dibangun tidak ditempati dan terbengkalai atau rusak, untuk sementara dipinjam pakaikan.

“Jadi, proses tukar gulingnya masih dalam proses,” ujarnya. Sedangkan, Kepala Dinas Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo Tanto Walono yang menjadi tim proses tukar guling mengatakan, proses tukar guling masih diproses.

Pihaknya masih mencari solusi adanya selisih nilai  aset yang akan ditukar gulingkan.  Serta, masih akan membahas bersama DPRD, soal selisih aset  yang hampir men capai Rp 4 miliar  itu. “Soal bangunan yang ditempati pihak Kejaksaan, itu hanya pinjam pakai.

Bangunan kalau tidak ditempati malah cepat rusak. Jadi, dimanfaatkan dengan dipinjamkan pada Kejaksaan,” ujarnya.  Diketahui, Pemkab Probolinggo menginginkan lahan milik Kejari Kabupaten Probolinggo, di Jalan  Raya Panglima Sudirman depan  Alun-alun Kota Kraksaan.

Lahan seluas 2.307 meter persegi dengan  bangunan 325 meter persegi itu  akan digunakan sebagai perluasan kantor Pemkab. Gantinya, Pemkab  menawarkan 5 unit rumah dinas  tipe 100 dan rehab rumah dinas kepala kejari. Serta, menyiapkan anggaran Rp 3,2 miliar. Lahan ini berada di lahan Subterminal Sumberlele, Kecamatan Kraksaan.  (radar)