Browse By

KSOP Izinkan Nelayan Memancing

Beri Jarak Aman  di Tiga Lokasi

MAYANGAN – Kantor Kesyahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kota Probolinggo akhirnya mengizinkan nelayan memancing di sekitar Pelabuhan Probolinggo. Namun, ada jarak aman yang harus dipatuhi nelayan.

Nelayan hanya boleh memancing  pada jarak 50 meter dari kanan dan kiri trestle (jembatan). Serta, 500 meter dari dermaga ujung pelabuhan. Nelayan juga bisa mendekat dan menjauh dengan jarak 150 meter dari sisi kanan  dan kiri penanda jalur pelayaran.

Loading...

Dewi Novita, staf Keselamatan Berlayar dan Penjagaan Patroli KSOP Probolinggo, menyampaikan hal itu kemarin (30/3) saat sosialisasi jalur penangkapan pada nelayan Kota  Probolinggo. “Ada jarak aman untuk memancing di sekitar pelabuhan   yang harus diikuti nelayan. Jarak aman yang ditetapkan KSOP adalah 50  meter dari trestle, baik sisi kanan dan  kiri. Serta, 500 meter dari dermaga   ujung,” ujar Dewi. 

Dasar penetapan jarak aman ini mengacu pada lingkar putar kapal yang berlabuh di sekitar Pelabuhan Probolinggo. Menurut Dewi, kapal  besar butuh area sekitar 500 meter   untuk berputar dari ujung dermaga. 

“Jarak tersebut merupakan jarak yang aman bagi kapal untuk bermanuver aman dari kapal nelayan,” jelasnya. Tidak hanya itu, KSOP juga menyosialisasikan jalur pelayaran Pelabuhan   Probolinggo. Menurut Dewi, ada jalur  pelayaran untuk kapal yang masuk  ke Pelabuhan Probolinggo.  

“Jalur ini akan kami beri tanda khusus, di mana nelayan bisa mendekat dan menjauh dengan jarak 150 meter  dari sisi kanan dan kiri penanda jalur  pelayaran,” ujarnya.  Di jalur pelayaran ini, ada pilot  boarding yang akan memandu kapal masuk ke kawasan Pelabuhan.

Kawasan ini harus bebas dari nelayan  saat ada kapal akan sandar. “Kapal besar tidak bisa bergerak bebas, sehingga kapal kecil yang harus  menghindar,” ungkapnya. Sementara Trilia Yuliana, kasie Perikanan Tangkap pada Dinas Perikanan Kota Probolinggo mengungkapkan, KSOP telah melakukan diskresi untuk nelayan di Kota Probolinggo.  Bentuknya, berupa izin menangkap  cumi-cumi dengan jarak tertentu.

“Sebelumnya kan nelayan memang tidak boleh mendekat kawasan pelabuhan,” ujarnya. Trilia menyebutkan, penentuan jarak aman ini dilakukan melalui rapat bersama antara KSOP, Pelabuhan Probolinggo, dan Dinas Perikanan.  Namun, belum ditentukan  sanksi tegas pada nelayan yang memancing di kawasan kurang dari jarak yang ditentukan.

Sementara itu, Subhaktiono, nelayan Kota Probolinggo menyebut, penentuan jarak aman masih menyulitkan nelayan untuk menangkap cumi-cumi. “Jarak 50 meter dari jembatan dermaga itu  jauh. Sementara, lampu kita tidak  terlalu terang. Selain itu, cumi-cumi  justru banyak berada di bawah dermaga,” ujarnya. (radar)