Browse By

Bejat, Siswi SMP Digilir 4 Remaja

1 Ditangkap, 3 Kabur

DRINGU – Siswi SMP asal Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Senin (27/3) pukul 00.45, menjadi korban  tindak asusila empat remaja. Korban yang berinisial AP, 16, tersebut digagahi keempat pelaku di sebuah tanah kavling  di Desa Pabean, Kecamatan Dringu,   Kabupaten Probolinggo.

Sayangnya, hanya satu pelaku yang berhasil ditangkap. Ketiga pelaku lainnya berhasil kabur saat digerebek polisi. Menurut informasi yang dihimpun  Jawa Pos Radar Bromo, saat itu keempat  pelaku tengah nongkrong di dekat  tempat kejadian perkara (TKP).

Loading...

Sekitar pukul 00.45, mereka melihat korban diturunkan dari sepeda motor oleh dua orang pria. Korban ditinggal begitu saja oleh dua pria tersebut. Saat itu, korban terlihat sempoyongan. Melihat korban dalam kondisi seperti itu, muncul niat jahat keempat pelaku. Mereka  kemudian menyergap korban dan membawanya ke tanah kavling kosong.

“Saya tidak tahu korban itu siapa. Waktu itu diturunkan dari sepeda motor oleh dua laki- laki,” kata Dani Setiawan, 20,  warga desa setempat saat ditunjukkan polisi ke awak media, kemarin (30/3).  Semula, korban berusaha melawan, namun karena kalah  kuat dan jumlah, perempuan yang masih duduk di kelas 3 SMP  ini tak kuasa.

“Awalnya korban  menolak dan melawan. Tapi, ada teman yang pegangin. Jadi korban tidak bisa melawan. Saya  terakhir menyetubuhi korban itu,” ujar Dani. Secara bergiliran, keempat remaja itu “menggagahi” korban.

Sekitar 15 menit kemudian atau pukul 01.00, anggota Polsek Dringu  yang tengah patroli, melihat aktivitas mencurigakan di tanah  kosong tersebut. Polisi kemudian melakukan penangkapan.  Sayangnya, ketiga pelaku lolos.  Sedangkan Dani, langsung digelandang ke Mapolsek Dringu.

Sementara itu, korban yang sekolah di salah satu SMP di Kota Probolinggo ini, langsung  dibawa polisi ke RS Wonolangan untuk menjalani visum. Selain itu, kepolisian juga mendatangkan keluarga.   Wakapolres Probolinggo Kompol Hendy Kurniawan mengatakan, tersangka Dani ditangkap  saat tengah memperkosa korban  AP yang dalam kondisi teler alias mabuk.

“Kejadian pemerkosaan itu ketahuan oleh petugas Polsek Dringu yang tengah  patroli. Saat di lokasi hanya ada tersangka Dani. Tapi, ada empat  pelaku semuanya, tiga pelaku  masih dalam pengejaran,” jelasnya. Kini, Dani harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.  Ia dijerat dengan pasal 76d juncto pasal 81 UU Nomor 35/2014   tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman yang akan  diterima pelaku, maksimal selama 15 tahun penjara.

“Barang bukti yang berhasil kami amankan, kaus lengan  panjang biru muda, celana jins  panjang, celana dalam warna  putih motif bunga, dan celana  pendek warna hitam,” terangnya.  (radar)

Incoming search terms:

  • download bokep indonesia tiga pria gilir siswi smp