Browse By

Mau Ditangkap, Pengedar Melawan Petugas

KRATON-Hari-hari M Abdul Adzim Mubarak Khan, 38, warga Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, kini harus dijalani di balik jeruji besi. Itu, setelah dia ditangkap Selasa (28/3) dini hari lalu oleh Satreskoba Polres Pasuruan Kota lantaran diduga menjual sabu- sabu (SS) di wilayah Kota dan Kabupaten  Pasuruan.

Petugas Satreskoba Polres Pasuruan Kota  menangkapnya usai menyamar. Polisi menangkapnya tepat di tepi jalan di Desa   Sidogiri, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Saat itu tersangka tengah melakukan transaksi.

Melihat ada barang  bukti, petugas lalu mengejarnya. Mengetahui petugas  mengejarnya, pelaku bereaksi. Ia sempat mengancam petugas maupun warga yang juga  membantu dalam  penangkapan tersebut. “Pelaku juga bawa  senjata tajam, saat hendak ditangkap. Sempat kewalahan memang, tapi ditambah bantuan Sabhara dan warga sekitar, pelaku  berhasil ditangkap,” terang AKP ML Tadu, kasatreskoba Polres Pasuruan.

Loading...

Di tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan sebuah tas plastik yang di dalamnya tersimpan dua buah  plastik klip. Masing-masing berisi serbuk yang diduga SS  dengan total berat 23,18 gram.  Tak hanya itu, petugas juga melanjutkan penggeledahan  di sebuah indekos milik pelaku di Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Di sana,  petugas kembali menemukan sebuah plasti klip berisi serbuk SS seberat 2,99 gram. Selain itu, juga ditemukan sejumlah alat hisap yang terdiri atas sebuah pipet kaca, tiga buah insulin, sebuah potongan sedotan, serta sebuah   rangkaian bong kaca dengan sedotan pada bagian atas.

Pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia   dijerat dengan pasal 112 juncto 114 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman yang dikenakan yakni 6 hingga 20 tahun penjara, dengan denda  maksimal Rp 8 miliar. (radar)