Browse By

Jalur Satu Arah Tak Optimal

PANGGUNGREJO-Sudah hampir dua tahu berjalan penerapan jalan satu arah di beberapa titik di Kota Pasuruan diterapkan.  Namun, sampai kini masih banyak pengendara yang melanggar, terutama banyak ditemui di Jalan  Sumatera dan Belitung.

Dari pantauan koran ini, pengendara yang melintas di Jalan Sumatra dan Jalan Belitung, banyak   yang tak mentaati rambu-rambu. Pengguna jalan dari arah barat ke timur, melintasi Jalan Belitung. Sedangkan untuk arah sebaliknya,  melintasi Jalan Sumatra.

Banyaknya pengendara yang melanggar lantaran jarang ada petugas yang standby di sana. Pemkot Pasuruan melalui Dinas  Perhubugan (Dishub) mengakui,  memang masih banyak pelanggar di jalan satu arah tersebut.

Loading...

Dishub pun berencana akan mengoptimalkan langkah antisipatif. Plt Kepala Dishub Kota Pasuruan  Lucky Damardono mengatakan, pihaknya memang telah menerjunkan sebanyak 15 personel untuk mengantisipasi adanya  tindak pelanggaran di dua jalan   tersebut.

Hanya saja, upaya tersebut selama ini masih belum  optimal.  Itu, disebabkan banyaknya kegiatan yang mengharuskan sejumlah personel tersebut kurang efektif dalam beroperasi. Selain itu, titik lokasi yang harus dipantau oleh personel jajarannya juga tak hanya berkutat pada satu lokasi saja.

“Petugas kan harus mobile, bukan hanya memantau pada satu lokasi  saja,” imbuhnya singkat. Namun, Lucky menampik bahwa hal itu akan mendorongnya untuk melakukan penambahan personel. Menurutnya, pelanggaran lalu lintas telah menjadi  tupoksi kepolisian, dalam hal  ini ialah Satlantas Polres Pasuruan  Kota. Untuk itu, ia telah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Pasuruan Kota. 

“Sehingga, apabila ditemukan pelanggaran, bisa langsung di tindak.  Kalau petugas kami (Dishub, Red) hanya berwenang memberikan teguran saja,” pungkasnya.  Terpisah, Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP Hari Subagyo mengatakan, pihaknya memang akan langsung menertibkan pelanggaran yang terjadi.

Menurutnya, jalur satu arah memang ditujukan untuk dapat mengurai  kepadatan arus lalu lintas. Ia menambahkan, bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi  terkait hal itu. Sejauh ini, Hari belum dapat memastikan persentase tingkat kecelakaan dan pelanggaran sebelum dan  sesudah diterapkannya jalan  satu arah itu. (radar)