Browse By

Niat Bikin Surprise, Dianggap Menculik

WONOASIH – Warga Perumahan Sumber Taman Indah (STI), Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Senin  (27/3) sekitar pukul 18.00, mendadak heboh.  Pasalnya, Yulia, warga setempat kebingungan  mencari sang anak.

Ia menyebut, kedua anaknya yakni Dinda, 6, dan Ajeng, 5, dibawa seseorang naik mobil. Informasi yang dihimpun Jawa  Pos Radar Bromo, saat itu Yuli tengah keluar rumah. Kedua anaknya, ditemani adiknya yang tuna wicara.

Begitu pulang, Yulia kaget karena kedua anaknya tak ada di  rumah. Dengan bahasa isyarat, adiknya menjelaskan jika keponakannya dibawa naik mobil.  Saat itulah, warga setempat   langsung heboh. Dugaan terjadinya penculikan langsung merebak.

Loading...

Terlebih, seorang  warga sempat melihat sebuah mobil berplat DK atau Bali melintas di perumahan tersebut. Panik, Yulia langsung menghubungi kerabat-kerabatya. Salah satunya adalah mertuanya yang tinggal di Perumahan Asabri, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran.

Ternyata, kedua anaknya berada di rumah ibu mertuanya. Dan orang  yang membawa kedua anaknya,  tak lain adalah kerabat Yulia  sendiri yang tinggal di Bali.  Kedua perempuan yang membawa anak Yulia, mengaku ingin memberi kejutan.

Tahu Yulia panik, kedua perempuan itu kembali ke Sumbertaman dengan membawa kedua anak Yulia. Saat itu, warga yang sudah emosi, sempat mencemooh kedua perempuan tersebut. Khawatir ada seseuatu yang tidak diinginkan, baik Yulia maupun kedua  kerabatnya itu dibawa ke kantor polisi. Setelah dmintai keterangan, mereka dipulangkan.

Peristiwa itu dibenarkan oleh Kasat  Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Suwancono.  Namun, hal itu hanya kesalahpahaman saja.  “Hanya kesalahpahaman saja. Malam itu juga sudah diklarifikasi, ternyata perempuan itu masih saudaranya. Hanya warga tidak kenal,” jelasnya.

Karena itu, pihaknya tak memproses peristiwa tersebut. Suwancono mengapresiasi  tingginya kewaspadaan masyarakat terkait dugaan tindak kriminal. Ia juga meminta orang  tua terus melakukan pengawasan pada sang anak. Namun, ia meminta masyarakat tak gegabah  sampai kemudian melakukan tindakan main hakim sendiri. 

“Anak harus tetap dalam pengawasan. Bila meninggalkan rumah, titipkan pada orang yang dapat dipercaya. Bila ada hal-hal yang perlu dilaporakan, maka  segera laporkan ke petugas kepolisian terdekat. Masyarakat kami harapkan tetap tenang dan  jangan termakan isu penculikan.   Sebab, hal itu membuat masyarakat semakin resah,” katanya.  (radar)

Incoming search terms:

  • bokep penculikan d perkosa