Browse By

Lulus Tes CPNS, SK Tak Kunjung Terbit

Empat Tahun Diminta Sabar

KRAKSAAN – Puluhan pegawai  honorer kategori dua (K-2) di  lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo, tengah galau. Sebab, sudah sekitar empat tahun surat keputusan (SK) pengangkatannya  menjadi Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) tak kunjung terbit.

Padahal, puluhan pegawai itu  sudah dinyatakan lulus tes pada 2013. Bahkan, mereka sudah melakukan pemberkasan untuk proses pengangkatan menjadi  CPNS. Tapi, sejauh ini belum jelas kenapa SK-nya belum terbit.

Loading...

Dari data yang dihimpun Jawa  Pos Radar Bromo, pada 2013  Kemenag Pusat membuka penerimaan CPNS bagi pegawai honorer K-2. Saat itu, di Kabupaten Probolinggo ada sekitar 416 pegawai K-2 yang mengikut tes.

Beberapa bulan kemudian, keluar pengumuman, yang menyebut  sekitar 59 pegawai lulus tes.  Pada 2014, ada instruksi atau petunjuk dari Pemerintah Pusat  untuk melakukan pemberkasan. Sehingga, sekitar puluhan pegawai  yang lulus tes itu, mengirimkan  berkas sesuai persyaratan pengangkatan CPNS. Namun, sejauh ini   banyak pegawai K-2 itu yang belum menerima SK pengang katan CPNS  dari Kemenag Pusat.

Hal itu disampaikan salah satu pegawai K-2 yang lulus tes CPNS.  Pria yang bertugas di sebuah Kantor Urusan Agama (KUA) Kabupaten Probolinggo, itu mengaku  bingung  menunggu SK pengangkatan  CPNS- nya yang tak turun. Padahal,  dirinya dinyatakan lulus dan sudah  melakukan pemberkasan Juli 2014.

“Saya dengar ada 59 pegawai K-2 yang lulus tes CPNS. Sampai sekarang  informasinya banyak yang belum  menerima SK pengangkatan CPNS.  Sebagian pegawai ada yang sudah  menerima SK itu,” ujar pria yang  enggan disebutkan namanya itu.

Menurutnya, para pegawai K-2 yang sudah mengabdi belasan   bahkan puluhan tahun seharusnya  segera diberikan kepastian soal  pengangkatan CPNS itu. Sebab,  untuk bisa lulus tes CPNS mereka butuh proses dan perjuangan.

“Kemenag Kabupaten hanya meminta kami bersabar dan menunggu. Alasannya dari Kemenag masih menunggu dari  pusat,” ujarnya.  Sementara itu, Kasubag TU Kemenag Kabupaten Probolinggo Fausi tak menampik adanya pegawai K-2 yang sudah lulus tes CPNS, tapi belum menerima SK pengangkatan CPNS. Pihaknya juga  tidak mengetahui pasti lambatnya SK itu turun.

“Disini kasusnya seperti apa belum kami pelajari. Kebetulan  kami masih baru. Jadi, belum tahu juga data angkanya, berapa pegawai (yang lulus tes) dan yang sudah turun SK-nya berapa,” ujarnya. (radar)