Browse By

Ingat Dosa, Ratusan Siswa Menangis

Dalam Istighotsah Jelang Unas

KRAKSAAN – Ratusan siswa setingkat SMA sederajat di Kabupaten Probolinggo, tak kuasa menahan tangis. Kemarin (28/3),  perwakilan siswa dari sejumlah lembaga di daerah Kecamatan Kraksaan dan Kecamatan Paiton,  itu menggelar istighotsah dan doa bersama menjelang ujian nasional (unas) 2017.

Dalam acara yang digelar di Masjid Ar-Raudlah Kota Kraksaan, itu ratusan siswa dan wali murid tak  kuasa menahan air matanya. Mereka larut dalam khusyuknya zikir yang dipandu oleh K.H. Ali Mustofa,  seorang pengasuh pesantren di  Malang.

Loading...

Kiai yang akrab dipanggil  Gus Ali, itu juga memberikan siraman rohani dan membacakan beberapa ayat-ayat Alquran.  Saat itulah, ratusan siswa langsung menangis, bahkan ada yang  histeris. Sedangkan guru dan  wali murid juga tidak dapat membendung air matanya saat ratusan  siswa mendatangi dan mencium tangan mereka seraya memohon maaf.

Ratusan siswa itu juga memohon restu dari para guru agar mereka dapat menjawab soal- soal dengan benar dan lancar serta agar lulus dengan nilai memuaskan. Salah seorang siswi SMKN 1 Kraksaan Agnes Liria Putri mengaku, tidak dapat menahan  tangis saat Gus Ali mengingatkan dan menyadarkan akan dosa dan banyak salah pada orang   tua.

Dirinya yang akan menghadapi unas, langsung tersadar  akan kasih sayang orang tua yang begitu besar. “Apalagi, orang tua saya tidak bisa hadir di masjid  ini,” ujarnya.

Sedangkan, Ketua Panitia Istighotsah Taufiqi mengatakan, istighotsah ini bertujuan menyiapkan mental siswa dalam menghadapi unas dan SNPTN. “Di zaman sekarang para siswa yang hendak  menghadapi ujian nasional sedang galau. Semoga dengan doa  bersama ini, para guru dan orang tuanya meridai mereka untuk   menghadapi ujian nasional,” ujarnya. (radar)