Browse By

Kurang Efektif, Evaluasi Jalur Sepeda

PANGGUNGREJO-Jalur sepeda di Jalan Niaga Kota Pasuruan, bakal dievaluasi. Ini, lantaran keberadaannya terbilang kurang efektif. Di jalur yang telah di khususkan  untuk dilintasi sepeda itu, bahkan sangat  jarang digunakan oleh pengguna sepeda.

Terlebih, di sepanjang jalur sepeda itu juga banyak kendaraan roda dua maupun becak  yang pakir di sana. Sebab itulah, Pemkot Pasuruan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Dishub Kota Pasuruan mengaku akan segera melakukan evaluasi.

Jika memang tak bisa maksimal, ada kemungkinan jalur ini ditiadakan alias dibongkar. Namun, untuk membongkar jalur sepeda, Dishub perlu berkoordinasi dengan banyak pihak.  Hal itu disampaikan oleh Plt Kepala Dishub Kota Pasuruan Lucky Damardono.

Loading...

“Nanti  akan kami koordinasikan dengan sejumlah pihak, sejauh mana efektivitas selama  penerapan jalur sepeda itu,” kata Lucky.  Terpisah, Kasat Lantas Polres Pasuruan  Kota AKP Hari Subagyo mengatakan, pihaknya juga telah mengusulkan pembongkaran jalur sepeda tersebut. Hal itu, lantaran  keberadaan jalur sepeda yang kurang efektif  justru mempersempit arus lalu lintas.

“Kanalisasi jalur sepeda itu memang belum begitu diperlukan di Jalan  Niaga,  apalagi di sana sudah ada lokasi parkir kendaraan. Ditambah lagi dengan jalur sepeda itu arus lalu lintas semakin sempit,  sehingga berpotensi memicu terjadinya   kecelakaan,” pungkasnya.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo,  jalur sepeda di Jalan Niaga memang kurang dimanfaatkan. Padahal, jalur sepeda itu  telah disiapkan oleh Pemkot Pasuruan  sejak beberapa tahun lalu. Bahkan, di jalur  tersebut juga sudah dilengkapi dengan kastin (pembatas jalan, Red). (radar)