Browse By

Dua Kecelakaan, Satu Tewas, Satu Patah Kaki

Dua Kecelakaan Dalam Sehari

GEMPOL – Sebuah motor Yamaha Mio diseruduk truk tronton,  Sabtu (25/3) di jalan nasional jurusan Surabaya-Malang, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol.  Wiwik Frasicha, 29, yang dibonceng Yamaha Mio, tewas akibat  kecelakaan itu.

Peristiwa itu terjadi pukul 19.00. Saat itu, tronton dikemudikan Setia Purwanto, 30, warga Desa Wonomlati, Kecamatan Krembung, kabupaten Sidoarjo. Tronton melaju dari utara ke selatan. Sesampainya di tempat kejadian  perkara (TKP), sopir tronton di duga mengantuk.

Loading...

Tiba-tiba tronton menambrak motor Yamaha Mio nopol W 5791 QF dari belakang. Belum diketahui identitas pengendara laki-laki yang mengemudikan Mio. Sebab, dia langsung lari sesaat setelah kecelakaan. Dia meninggalkan teman wanitanya yang dibonceng, Wiwik Frasicha, 29, warga Desa Penatar Sewu, Kecamatan Tanggulangin,  Kabupaten Sidoarjo.

Akibat kejadian itu, korban Wiwik tewas seketika di TKP. Dia  mengalami luka parah, di antaranya, kepala belakang pecah. Jasadnya dievakuasi ke kamar  mayat RS Pusdik Brimob Watukosek, Gempol.  “Dugaan kuat kami, sopir tronton ngantuk saat mengemudikan kendaraannya. Sehingga menabrak motor di depannya. Namun, pengemudi motor lari. Jadi, identitasnya belum diketahui. Dimungkinkan dia panik atau takut,”  terang Kanit Lantas Polsek Gempol Iptu Agus Purwanto.

Kini, motor dan tronton diamankan di Poslantas Gempol sebagai  barang bukti. “Sopir tronton nya  telah kami amankan, kini berada  di mapolres,” bebernya. Satu jam kemudian, tepatnya  pukul 20.00, kecelakaan terjadi  di jalan kabupaten jurusan Pandaan – Bangil. Tepatnya di simpang tiga Tudan, Desa Kemirisewu, Kecamatan Pandaan.

 Saat itu, sebuah mobil Chevrolet  nopol AB 1033 DH berjalan dari  barat ke timur hendak menyeberang. Checrolet dikemudikan Sri Utari, warga Kasri, Kelurahan Petungasri, Pandaan.  Namun, saat menyeberang itu lah, Checrolet tertabrak motor Honda  GL Max nopol N 3233 VF yang melaju dari selatan ke utara.

Motor menghantam bodi mobil bagian samping sewaktu menyeberang. Pengemudi motor yaitu Moh Yunus, 25, asal Desa Pekoren, Rembang. Dia berboncengan dengan  Lai atul Khomariah, 20, warga Desa/Kecamatan Rembang.

“Posisi pengendara mobil  dipihak kurang menguntungkan. Mestinya lebih hati-hati dan  mendahulukan kendaraan di jalur cepat untuk melintas,” jelas Kanit Lantas Polsek Pandaan AKP Akhmad Sukiyanto. Akibat kejadian ini, Lailatuk  mengalami patah kaki kanan dan kaki kirinya lecet. Kedua korban dievakuasi sekaligus mendapatkan penanganan medis di  RS Aisiyah  Pandaan.(radar)