Browse By

Pengamen Tewas Tertabrak KA

TONGAS – Seorang perempuan tanpa identitas, ditemukan tewas oleh warga Desa Curah Tulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Perempuan tersebut tergeletak usai tertabrak Kereta Api (KA) sekitar pukul 03.30, kemarin (25/3).

Korban ditemukan  dalam kondisi mengenaskan. Tangan dan kaki sebelah kiri, terlepas dari tubuhnya. Jaraknya sekitar satu meter. Di lokasi kejadian, polisi hanya menemukan ukulele serta uang  senilai Rp 85 ribu. Diperkirakan,  korban merupakan anak jalanan  (anjal) yang sehari-harinya mengamen.

Mayat perempuan  tersebut, kemudian dibawa ke  kamar mayat RSUD Tongas oleh warga. Jawa Pos Radar Bromo kemudian mendatangi kamar mayat RSUD Tongas. Saat itu, petugas kamar mayat sedang menjahit bagian-bagian tubuh korban.

Loading...

“Mayat ini diantar sekitar pukul 05.30 oleh petugas Polsek Tongas. Tidak ada identitas sama  sekali,” ujar Fauzi, petugas kamar mayat. “Ketika dibawa ke sini, korban mengenakan jaket warna hitam bertuliskan Manchester City.  Korban menggunakan celana hitam dan sepatu kets. Diperkirakan usianya sekitar 30 tahun,” ujar Fauzi menyampaikan ciri-ciri korban.

Kanit Reskrim Polsek Tongas, Ipda Mawardi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Dugaan sementara perempuan ini adalah pengamen. Jika melihat  barang yang dia bawa, seperti 2  ukulele dan ada uang sekitar Rp  85 ribu,” ujarnya.

Sempat ada dugaan jika perempuan tersebut dalam kondisi mabuk, sehingga tak menyadari ada KA yang melintas. Terkait hal itu, Mawardi belum memastikan. Sebab, ia tak menemukan bekas botol yang berisi minuman keras.

Diperkirakan, korban hendak menyeberang melintasi rel, tapi tidak menyadari datangnya kereta  dari arah timur.  “Menurut keterangan warga,  KA Mutiara Timur sempat berhenti, setelah mendengar ada  yang tertabrak. Setelah itu baru  mereka berangkat,” ujarnya.

Lokasi penemuan mayat sendiri, berjarak sekitar 200 meter  ke arah barat dari perlintasan KA Curah Tulis.  “Jika sampai 7 hari tidak ada   warga yang mengakui sebagai  keluarganya, maka mayat ini akan diserahkan pada pihak kecamatan. Dari kecamatan akan  diserahkan ke desa tempat dimana dia ditemukan, yakni Desa Curah Tulis. Disanalah  korban akan dimakamkan,” ujarnya. (radar)

Incoming search terms:

  • pengamen tertabrak kereta di pasuruan