Browse By

Lelang Jabatan Sekda Sepi Peminat

MAYANGAN – Masa pendaftaran lelang jabatan calon sekertaris daerah (sekda) Pemkot Probolinggo, telah  dibuka sejak 13 Maret 2017. Namun,  Jumat (24/3) lalu, belum satupun yang mendaftar. Padahal, masa pendaftaran itu akan diututup besok (27/3). Karenanya, panitia siap memperpanjang selama sepekan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Probolinggo Rachmadeta Antariksa, membenarkan jika lowongan calon sekda ini belum ada yang mendaftar. “Pendaftaran bisa langsung  mendatangi kantor BKPSDM,” ujar pria  yang akrab dipanggil Deta, itu.  Deta mengatakan, jika sampai akhir batas masa pendaftaran ternyata belum ada yang mendaftar, maka kran pendaftaran akan diperpanjang. Minimal  akan di perpanjang selama sepekan. 

“Namun, harapannya jangan sampai terjadi seperti itu (tidak ada pendaftar). Mengingat banyaknya potensi dan memenuhi persyaratan,” ujarnya.  Persyaratan menjadi calon sekda ini memang tidak mudah. Syarat utamanya harus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan  warga Probolinggo.

Loading...

Bagi PNS di luar lingkungan Pemkot Probolinggo, mereka  harus pernah menjadi PNS dan pernah menjadi kepala SKPD di lingkungan Pemkot Probolinggo minimal 2 tahun. Di samping itu, juga harus mendapatkan surat persetujuan dari kepala daerah dimana yang bersangkutan kini bekerja.

Deta menegaskan, dengan adanya persayaratan ini, bukan berarti  lelang jabtan calon sekda ini dilakukan tertutup. “Tetap kami melakukan secara terbuka. Namun, kami batasi. Jika tidak di batasi, bisa jadi se-Indonesia bisa mendaftar,” ujarnya.  

Salah satu pertimbanganya, menurut Deta, di daerah sendiri banyak yang berpotensi dan memenuhi persayaratan. Sehingga, menurutnya, lebih baik memanfaatkan potensi yang ada. “Memang dalam persayaratan itu untuk  orang di luar Kota Probolinggo tidak  bisa mendaftar. Untuk orang Probolinggo dan bertugas keluar dan secara kualitas   serta persayaratanya memenuhi ada sekiat 5 orang. Sedangkan, yang ada di Kota Probolinggo sendiri ada sekitar 10  orang. Sementara, dengan jumlah itu  cukup untuk sekda,” ujarnya.  

Terpisah Ketua Komis A DPRD Kota Probolinggo Abdul Azis mengatakan, adanya persyaratan itu tak melanggar aturan. Pemerintah Pusat juga mengimbau, jika di daerah banyak potensi dan memenuhi persyaratan, dilakukan secara tertutup juga tidak masalah. 

Pihaknya berharap, panitia selesi berkerja profesional supaya menghasilkan calon sekda yang baik dan bersih dari mental koruptif. Pihaknya juga meminta semua pihak untuk mengawal proses lelang calon sekda ini.

“Ayo kita kawal  bersama proses ini secara baik dan  benar. Supaya menghasilkan calon  sekda yang baik pula. Kalau masyarakat   menemukan kejanggalan, laporkan kepada kami,” ujarnya. (radar)