Browse By

Jemput Anak, Tewas Terlindas Truk

GADINGREJO – Jalur Pantura di Kota Pasuruan kembali memakan korban. Kemarin sore (24/3), kecelakaan maut terjadi  di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Gadingrejo, sekira pukul 17.15. Pengendara motor hilang kendali  usai diserempet truk.

Seorang di  antaranya pun meninggal di lokasi kejadian usai terlindas truk. Korban nahas itu diketahui bernama Ming Fang, 41, warga Jalan Erlangga, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Sementara putrinya yang dibonceng, Inneke Darmawan Putri, 21, mengalami luka parah.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sore kemarin Ming Fang menjemput anaknya yang bekerja di sebuah pabrik plastik. Saat hendak pulang, giliran sang anak, Inneke yang membonceng ibunya, Ming Fang. Keduanya  berboncengan dengan mengendarai motor Yamaha Mio Soul.

Loading...

Saat keluar dari pabrik, ibu dan  anak ini menyeberang jalan untuk menuju ke arah timur. Pada saat yang bersamaan, melaju truk  gandeng P 8589 UE.  Diduga truk gandeng yang dikemudikan oleh Edi Hariyanto itu melaju dengan kecepatan tinggi melintas dari arah barat ke timur.

Motor yang dikendarai Inneke itu pun terserempet truk gandeng. Akibatnya fatal. Kedua korban terpental berjauhan. “Anaknya terpental agak jauh dari truk  gandeng, ibunya terperosok ke lorong truk, hingga terlindas,” beber Abdullah, salah seorang warga yang mengetahui kejadian tersebut.

Kondisi korban Ming Fang  mengalami luka parah di bagian  kepala. Ia pun akhirnya meregang nyawa di lokasi kejadian. Sementara putrinya, Inneke mengalami luka  parah pada bagian kakinya. Tak berselang lama, petugas Unit Laka Lantas Polres Pasuruan  mendatangi lokasi kejadian.

Korban yang meninggal dunia  kemudian dievakuasi ke ruang pemulasaran RSUD dr R Soedarsono. Sementara itu, anak korban sempat mengalami shock setelah kejadian itu. Ia dilarikan ke RSUD dr R Soedarsono guna menjalani perawatan medis.

Sampai tadi malam, sopir truk  masih diamankan ke Satlantas  Polres Pasuruan Kota guna menjalani proses lebih lanjut.  Kanit Laka Lantas Polres Pasuruan  Kota Ipda Heri Purnomo mengatakan, saat ini pihaknya masih  melakukan pemeriksaan terhadap sopir truk tersebut.

“Memang sopir berada pada posisi yang  kurang menguntungkan, tapi masih akan kami dalami lagi, setelah itu baru bisa diambil keputusan terhadap sopir,”  jelasnya. (radar)