Browse By

Polair Sita 544 Slof Rokok Ilegal

MAYANGAN – Polair Polres Probolinggo menyita 544 slof rokok tanpa pita cukai dari Kapal Motor (KM) Tirta Jaya yang berlabuh di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, kemarin (21/3). Rencananya, ratusan slof  rokok tersebut akan dibawa berlayar  menuju Merauke, Papua.

Polair mengamankan kapal tersebut sekitar pukul 13.00. Penyitaan ini bermula dari  informasi masyarakat tentang adanya pengiriman rokok tanpa cukai. Mendapati informasi tersebut, Polair langsung bergegas menuju kapal yang dinakhodai Yanto, 44, warga Karimun Jawa,  Kepulauan Riau.

Setelah digeledah, ada 8 dus  besar yang berisi rokok. Di dalam  dus besar itu, masih ada dus-dus kecil. Nah, dalam dus kecil itu, masing-masing ada 20 slof rokok.  Rokok-rokok yang disita itu terdiri atas 2 merek, yakni merek Super Galaxi dan Max Optimus.

Loading...

“Modusnya, rokok-rokok ini  dikemas dalam dus-dus rokok  resmi yakni rokok Djarum. Sehingga, dari luar terlihat bahwa  rokok yang akan dibawa adalah  rokok resmi,” ujar Kasat Polair Polres Probolinggo AKP Nur  Mahfud saat ditemui Jawa Pos  Radar Bromo, kemarin.

Namun, petugas Polair tidak lantas percaya, bahwa yang ada  dalam dus rokok Djarum adalah  rokok sesuai kemasan. Ketika  dibuka, ternyata isinya adalah  rokok dengan dua merek tersebut. Sejauh ini, nakhoda kapal masih diperiksa intensif oleh polisi.

“Saat  ini masih belum ada penetapan  tersangka. Nakhoda kapal masih  status terperiksa,” ujarnya.  Nur Mahfud sendiri belum  memastikan, apakah rokok ilegal ini akan dijual kembali atau  digunakan sendiri. “Kami juga   masih memeriksa, apakah ada  kasus lain selain rokok ilegal ini. Namun, untuk masalah cukai ini, akan kami limpahkan ke Bea  Cukai,” jelasnya.

Mengenai asal rokok ini, Nur Mahfud mendapatkan informasi berasal dari Probolinggo. (radar)