Browse By

SDN Patalan 2 Dibobol Maling

WONOMERTO – SD Negeri Patalan 2, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, kemalingan, kemarin (20/3). Sejumlah barang milik sekolah diketahui raib. Seperti, satu unit laptop merek HP dan 2 LCD merek Infocus.

Diduga, pelaku masuk dengan cara membobol genting dan asbes ruang guru. Raibnya sejumlah barang di sekolah tersebut, diketahui sekitar pukul 05.30 oleh Eko Widiyaningrum, 23, penjaga sekolah setempat.

Loading...

“Malam itu tidak tahu kenapa, saya rasanya malas sekali mau menjaga sekolah. Sehingga, saya tidak sedang berada di sekolah,” terangnya. Eko baru datang ke sekolah, sekitar pukul 05.30, kemarin, untuk membuka kunci pintu tiap  ruangan.

“Untuk pagarnya sudah terbuka pagi itu, sebab ada Pak Heri (guru kelas 2, Red) yang  tinggal di rumah dinas sekolah. Namun, untuk kunci ruangan dipegang saya,” terangnya. Saat hendak membuka pintu kantor, jendela terlihat sudah terbuka.

Saat membuka pintu, ia  mendapati ruangan telah berantakan. Selain itu, lemari yang berada di ruang kantor, hampir semuanya terbuka dan diacak-acak oleh pelaku. Eko yang sudah curiga dengan kondisi tersebut,  langsung memeriksa barang yang  ada di kantor.

Benar saja, ada 2 proyektor serta satu laptop yang hilang. Sejatinya, pelaku juga akan membawa TV LED 14 inch. Itu, terlihat dari kondisi TV yang sudah  dibungkus sarung. Setelah itu, Eko langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Wonomerto.

“Dilihat dari bekasnya, pelaku  masuk lewat atap sekolah dan  membobol asbes. Selanjutnya, setelah pelaka mengacak-acak lemari dan membawa sebuah   laptop serta dua LCD, pelaku  keluar melalui jendela,” terangnya.

Tak hanya ruangan guru  yang rusak, asbes ruang kelas 4 juga dijebol pelaku. Setelah mendapat laporan,  anggota Polsek Wonomerto langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Petugas memasang garis polisi untuk melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

Kepala SDN Patalan 2 Hendra  Iryanto mengatakan, diperkirakan  kerugian atas barang-barang yang digondol pelaku itu, mencapai Rp 20 juta. Hendra–sapaan akrabnya– mengatakan, sekolahnya  tidak memiliki penjaga khusus  di malam hari.

Sekolah hanya memiliki tenaga kebersihan, yang  hanya bertugas siang hari.  Di sisi lain, Heri Mortejo, guru kelas 2 yang tinggal di rumah  dinas sekolah, mengaku baru  mengetahui peristiwa itu ketika  Eko membuka pintu ruang guru.

“Saya tidur pulas, Mas. Saya tidak  tahu jika ada pembobolan serta kemalingan. Tahunya pagi tadi,” terangnya.  Terpisah, Kapolsek Wonomerto AKP Sugiman mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan. Polisi telah  memeriksa 3 saksi, yaitu kepala sekolah, guru yang tinggal di sekolahan, serta tukang kebun yang  pertama kali mengetahui kejadian tersebut.

“Kami masih lakukan proses penyelidikan. Untuk saksi yang sudah diperiksa sebanyak 3 saksi,” terangnya.  Di sisi lain, kondisi sekolah  serta rumah dinas sekolah, sangat memperihatinkan. Atapnya reyot dan rapuh. Bahkan,  salah satu atap yang ada, disangga dengan tiang dari kayu.Hal itu dilakukan guna untuk menahan atap sementara.

Diketahui, sudah lebih dari 20 tahun,  rumah dinas di SD tersebut tidak  dilakukan perbaikan.  Ketika hujan turun, rumah pun bocor. “Saya menempati rumah  ini mulai 2003. Kondisinya sudah  rusak seperti ini. Namun mau bagaimana lagi. Jika ada rezeki,  saya tambal sedikit demi sedikit,”  terangnya. (radar)

Incoming search terms:

  • download bokep sd susah masuk
  • bokep sd susa masuknya