Browse By

Tambal Sulam Dianggap Mubazir

MAYANGAN – Kerusakan jalan di ruas Jalur Lingkar Utara (JLU) Kota Probolinggo, akhirnya mendapat perhatian Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) V Surabaya. JLU ini sudah diperbaiki meski dengan cara tambal sulam.

Adanya perbaikan ini dinggap mubazir, karena Juni depan akan diperbaiki total dengan dirigit. Konsultan Perencana dari PT Indec Internusa Suharto mengatakan, perbaikan  berupa tambal sulam ini dilakukan oleh  BBPJN V Surabaya. Menurutnya,  kondisi JLU memang sangat parah dan pengajuan perbaikannya terlambat.

“Pengajuanya baru 1 Januari 2017. Padahal, melihat kondisinya, seharusnya sudah dilakukan  jauh sebelumnya,” ujarnya. Karenanya, perbaikan JLU ini akan dilakukan pada Juni mendatang. Tapi, karena kerusakan jalan ini sudah mengundang protes warga, untuk sementara diperbaiki  dengan cara tambal sulam.

Loading...

“Untuk perbaikannya, prosesnya panjang karena kami harus membawa sampel tanah untuk di lakukan uji lab. Jika sudah diketahui postur dan hasil lab, dapat diketahui komposisi yang tepat dalam perbaikan  jalan itu seperti apa,” ujarnya.

Diperkirakan, minimal bulan Mei dan Juni, jalan ini  udah bisa diperbaiki secara  menyeluruh. Menurut Suharto, sebetulnya tambal sulan ini sedikit mubazir. Sebab, tiga bulan lagi jalan ini akan diperbaiki total dengan cara dirigit.

“Sebetulnya tambal sulam ini termasuk mubazir. Sebab, pada bulan enam (Juni)  akan dipangkas lagi untuk diperbaiki dengan jalan rigit. Tapi, karena warga  protes karena debu yang ada, maka mau bagaimana lagi,”  ujarnya.

Terpisah, salah seorang warga Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo Nurul, 24, mengaku bersyukur JLU sudah di perbaiki. Meski terbilang terlambat, pihaknya mengaku senang dengan adanya  tambal sulam ini. “Biar debunya tidak kemana-mana lagi,” ujarnya. (radar)