Browse By

JLU Kian Parah, Warga Tutup Jalan

MAYANGAN – Kerusakan jalan yang kian parah di JLU Mayangan, Kota Probolinggo, akhirnya memicu kemarahan warga. Belasan warga Mayangan yang didominasi ibu-ibu berunjuk rasa dan menutup JLU, kemarin (14/3).

Aksi itu berlangsung cukup singkat. Mulai pukul 09.15 sampai 09.35. Aksi dilakukan  di JLU yang masuk wilayah  RT 6/RW 3, Kelurahan/Kecamatan Mayangan. Wawan, salah satu warga yang  ikut aksi menyebut, aksi dilakukan untuk memprotes kerusakan  JLU.

Seperti, jalan berlubang dan  bergelombang. Sebab, akibat kerusakan itu, sudah banyak  pengguna jalan yang jatuh.  Sebelum menutup jalan, perwakilan warga mendatangi Polsek Mayangan untuk minta izin  menutup jalan. Namun, di Polsek Mayangan justru mediasi langsung dilakukan.

Loading...

“Warga menuntut perbaikan secepatnya dilakukan. Jika tidak, maka penutupan jalan akan terus dialakukam sampai ada perbaikan,” terangnya. Mediasi sendiri dijahiri perwakilan warga dan Kapolsek Mayangan. Juga hadir perwakilan Dishub dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang  (PUPR) Kota Probolinggo. Termasuk, perwakilan Santlantas dan Polres Probolinggo Kota. 

Kasi Pemeliharaan Jalan di  Dinas PUPR Darang Adi P mengatakan, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa dengan rusaknya JLU. Sebab, saat ini kewenangan  memperbaiki JLU ada pada provinsi.  “Sudah ada surat edaran sebenarnya. Di situ disebutkan, perbaikan akan dilakukan di JLU  pada tahun 2017. Namun, bulan berapa saya kurang tahu. Sebab, sesuai tupoksinya yang berwenang provinsi,” terangnya.

Warga pun meminta Dinas PUPR menyampaikan kerusakan JLU pada provinsi. Tidak begitu saja lepas tangan lantaran kewenangan sudah dialihkan ke provinsi. Mediasi akhirnya menyepakati untuk mengusahakan perbaikan JLU secepatnya.

Pasca dari mediasi itu, beberapa pihak terkait bersama dengan warga langsung melihat kondisi yang ada. (radar)