Browse By

Jalan Rusak, Warga Blokade Truk Tambang

Kesal Jadi Biang Penyebab Jalan Rusak

WINONGAN – Ratusan warga memblokade jalan di Dusun/Desa Lebak, Kecamatan Winongan, kemarin (14/3). Aksi ini dipicu oleh rusaknya sejumlah ruas jalan di desa setempat yang diduga disebabkan oleh dump truck bermuatan tambang  yang bertonase berat.

Warga pun melarang dump truck muat bahan tambang melintas di sana. Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, aksi ini diikuti sekitar 100 warga mulai pukul 08.00. Aksi ini sempat diwarnai dengan insiden penumpahan material batu oleh truk tambang  di Dusun Gondang, desa setempat sekitar  pukul 10.00.

Loading...

Pasalnya, saat hendak menunju pabrik penggilingan batu, tidak diperbolehkan  lewat oleh warga. Koordinator aksi, Birbik mengatakan, aksi blokade jalan ini sebagai protes banyaknya ruas jalan di desa setempat yang rusak. Karenanya, ia bersama warga setempat, memblokade jalan dengan menggunakan batang pohon pisang dan bangku  panjang dari kayu di dekat poskamling  di Dusun Lebak.

“Pengendara motor dan mobil masih di perkenankan lewat. Namun, kalau dump truck muatan tambang, tidak boleh,” katanya. Birbik menjelaskan, aksi kemarin dilakukan lantaran ruas jalan setempat rusak parah karena sering dilewati oleh  dump truck tambang dari Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan.

Kondisi jalan setempat merupakan jalan kelas 3 yang hanya bisa dilewati muatan maksimal 8 ton. Sementara dump truck yang lewat  bermuatan lebih dari 15 ton. “Sudah kami sampaikan melalui kecamatan, namun pihak penambang hanya janji saja. Sehingga, jalan semakin rusak  dan membahayakan,” terang lelaki yang   biasa dipanggil Gus Birbik itu.

Sementara itu, koordiator dari pihak penambang, Sunaryo enggan memberikanpen jelasan. Saat ditemui di lokasi, ia mengatakan kalau hal ini bukan kewenangannya, melainkan kewenangan pimpinan. “No comment. Itu bukan hak saya  untuk menjelaskan,”jelasnya. (radar)