Browse By

Mengaku Hanya akan Rampas Ponsel

MAYANGAN – Wali murid SD di Kota Probolinggo sedikit lega. Itu, setelah pria misterius yang diduga akan melakukan penculikan pada siswa SD Negeri Sukabumi 2, berhasil diamankan Satreskrim Polres Probolinggo Kota.

Dalam pengakuannya pada penyidik, pria yang ternyata masih berusia 15 tahun itu, hanya  akan merampas ponsel siswa. Hal itu terungkap saat Satreskrim menunjukkan pelaku ke awak media, kemarin (13/3).

Setelah dilakukan pendalaman oleh polisi, pelaku yang diketahui berinisial MR, warga Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, itu tak berniat menculik siswa.  Hal ini diungkapkan Kompol Djumadi, kemarin (13/3).

Loading...

“Dugaan penculikan itu tidak benar.  Dia berencana untuk mengambil ponsel yang dibawa siswa SD,” ujarnya. Modusnya, MR  mendekati salah satu siswa dan  mengabarkan bahwa ibunya  mengalami kecelakaan. MR mengaku pada siswa, bahwa ia diminta keluarga untuk menjemput siswa tersebut.

“Akhirnya, siswa tersebut ikut.  Kemudian siswa diturunan di lokasi lain dan ponselnya diambil,” ujar Djumadi. MR sudah tercatat melakukan aksi sebanyak 3 kali. Antara lain pada siswa SDN Tisnonegaran 1, dan  berhasil mengambil ponselnya,

Kemudian pada siswa SDN Sukabumi 2, namun aksinya gagal.   Berikutnya, pada anak-anak yang ditemui di alun-alun. “Hanya yang di SDN Tisnonegaran 1 saja yang berhasil diambil ponselnya. Kemudian ponsel tersebut dijual,” ujarnya.

Kompol Djumadi mengungkapkan, pelaku akan dijerat pasal 368 dan pasal 378 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Kepada awak media, MR  yang masih berusia 15 tahun ini  mengaku sudah putus sekolah. Dia sempat bekerja serabutan  sebagai buruh bangunan.

“Saya ndak niat mau culik anak. Saya mau ambil HP. Terus saya jual, hasilnya buat makan,” ujarnya. Sementara itu, Kanit PPA Polres Probolinggo Kota Iptu Retno  Utami mengungkapkan, pelaku  masih kategori di bawah umur.  Untuk sementara diamankan di Polres Probolinggo Kota.

“Kami akan bekerja sama dengan Bapas (Balai Pemasyarakatan, Red) untuk menyelidiki bagaimana kondisi lingkungan  di sekitar rumah pelaku MR ini.  Hal ini diperlukan untuk melakukan diversi, karena pelaku di  bawah umur,” ungkapnya.

Dalam aksinya, pelaku menggunakan sepeda motor yang  sama. Yakni, Honda Vario putih  dengan nopol N 3270 SG, serta  helm merah. Selain itu, pelaku selalu menggunakan baju yang sama. Yakni, kaus hitam dan   celana pendek jins warna abu- abu.

“Ciri-ciri ini yang dihafal oleh anak-anak yang diajak,” ujar  Retno yang ikut serta mendampingi saat rilis, kemarin.(radar)

Incoming search terms:

  • download bokep pemerkosaan anak plang aklh