Browse By

Lima Rumah Berisiko Tertimpa Batu

LUMBANG – Rumah Tunari, 55, bukan satu-satunya rumah di Dusun Krajan, Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, yang berisiko tertimpa batu. Sebab, di bawah bukit  ini ada lima rumah yang berisiko  mengalami nasib sama dengan rumah  Tunari.

Diketahui, Senin (6/3), sekitar pukul  13.00 WIB, rumah Tunari kembali   tertimba batu yang lonsor dari bukit di samping rumahnya. Akibatnya, dinding rumah Tunari, jebol. Syukur,  tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kemarin, batu berukuran cukup  besar itu masih berada tak jauh dari  dinding rumah Tunari.

“Batu itu tiba-tiba jatuh. Kebetulan kami sedang istirahat di samping tembok  yang jebol itu. Sambil duduk santai   karena kecapekan, tiba-tiba batu jatuh.  Batunya tidak masuk rumah, hanya temboknya berlubang,” ujar Tunari.

Loading...

Dengan kejadian ini, sudah kali kedua  rumah Tunari tertimpa batu dari bukit. Selasa (17/1) lalu, teras rumahnya tertimpa batu cukup besar. Batu itu meluncur dari bukit setelah  sebelumnya terjadi hujan deras. Kemarin, giliran  dinding ruang tamunya yang bobol karena batu.

“Untuk memperbaikinya,  kami masih utang. Yang penting kami  selamat, untuk kerusakan dinding  rumah  sudah menjadi risiko kami,” ujarnya.  Adanya batu yang jatuh ke rumah warga ini, membuat warga lainnya yang rumahnya berada dekat bukit waswas. Salah satunya, Marto, 45. Menurutnya, batu yang di atas bukit banyak yang  berukuran besar.

“Kebetulan rumah kami berada langsung di bawah bukit.  Ada lima rumah warga yang berisiko di jatuhi batu,” ujarnya. Sedangkan, Kasi Kedaruratan BPBD  Kabupaten Probolinggo Nengah  mengatakan, pihaknya telah berupaya menangani jatuhnya batu dari bukit itu. Salah satunya, dengan membersihkan dan memecahkan batu-batu lain yang  berisiko jatuh.

“Kalau jatuh banyak rumah warga yang tertimpa batu itu. Upayanya  sudah selesai. Di bawah sudah ada  penahan. Sehingga, tidak langsung ke rumah warga,” ujarnya. (radar)